Kumparan Logo

Sandiaga: Balap Liar Jika Dibina Bisa Ciptakan Peluang Usaha & Lapangan Kerja

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menparekraf Sandiaga Uno menghadiri kajian ekonomi yang digagas oleh Yayasan Indonesia Setara (YIS) di Jakarta, Sabtu (8/7/2022). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Menparekraf Sandiaga Uno menghadiri kajian ekonomi yang digagas oleh Yayasan Indonesia Setara (YIS) di Jakarta, Sabtu (8/7/2022). Foto: Dok. Istimewa

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan balap liar yang sering meresahkan masyarakat apabila dibina justru bisa menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja.

“Jangan hanya dilarang, ajang balap liar harus diberikan solusi, sehingga tercipta peluang usaha dan lapangan kerja yang berkelanjutan untuk masyarakat,” tulis Sandiaga pada Instagram pribadinya, Senin (11/7).

Menurutnya, ajang Street Race yang tengah diinisiasi oleh Polda Metro Jaya memberikan inovasi untuk mewadahi dan menampung minat dan bakat para pembalap liar ke ajang balapan resmi yang lebih tertata dengan memperhatikan aspek CHSE (kebersihan, kesehatan, keamanan, dan keberlanjutan). Hal itu menurutnya sejalan dengan apa yang diinginkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

instagram embed

“Sebagai bagian dari kebangkitan ekonomi dan mendemokratisasi kebijakan, tentunya event yang telah digelar di BSD, Meikarta dan Ancol tersebut kita dukung. Sehingga manfaatnya bisa menyentuh berbagai lapisan masyarakat,” ujar dia.

Sandiaga menyebut, Indonesia memiliki event internasional seperti MotoGP,WSB dan MXGP. Namun belum pernah ada sebelumnya event resmi yang bisa mewadahi talenta anak-anak muda Indonesia di ajang balap motor.

“Mudah-mudahan kolaborasi bersama ini dapat memberikan solusi terbaik bagi semua pihak,” pungkasnya.

Menparekraf Sandiaga Uno menghadiri kajian ekonomi yang digagas oleh Yayasan Indonesia Setara (YIS) di Jakarta, Sabtu (8/7/2022). Foto: Dok. Istimewa

Street Race sendiri merupakan event yang tengah diinisiasi oleh Polda Metro Jaya. Setelah usulan menggunakan sirkuit Formula E di Ancol, Jakarta Utara, ditolak, Polda Metro Jaya beralih ke kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, untuk mengembangkan Street Race.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran mengatakan ajang balapan yang digelar untuk menghilangkan balap liar tersebut juga dapat menggerakkan ekonomi masyarakat. Sebab acara itu melibatkan sejumlah bengkel, UMKM, hingga penjual merchandise.

“Karena bukan balapan saja sebenarnya untuk menyalurkan mereka yang hobi kecepatan, yang hobi street race di jalan, tapi di dalam ekosistem street race itu, ada pembalap, ada mekanis, ada UMKM, ada pentas seni di situ, dan itu sudah saya uji cobakan,” ujarnya.