Kumparan Logo

Sandiaga Uno: Investasi Danau Toba Dibuka Luas untuk Ciptakan Lapangan Kerja

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Foto aerial kawasan wisata Simalem di Silahisabungan, Dairi, Sumatera Utara. Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Foto aerial kawasan wisata Simalem di Silahisabungan, Dairi, Sumatera Utara. Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO

Pemerintah membuka luas kesempatan investasi di kawasan wisata Danau Toba, Sumatera Utara. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat pengembangan destinasi super prioritas (DSP) Danau Toba.

"Lewat kerja sama berbasis public private partnership, DSP Danau Toba akan mampu menggerakkan ekonomi, menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno ketika mengunjungi Desa Sigapiton, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba, Sumatera Utara pada Rabu (10/11).

Dalam kesempatan tersebut, Sandiaga Uno melihat adanya perubahan signifikan dari Kaldera Toba. Kawasan yang semula tidak terawat dengan banyaknya sampah, kini menurut dia indah mengagumkan.

"Saya ucapkan terima kasih, mudah-mudahan ini bisa membangkitkan pariwisata, memulihkan ekonomi dan membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat di kawasan Danau Toba," ujar Sandiaga Uno berharap.

Sandi mengatakan, di kawasan Danau Toba akan dibangun kereta gantung. Menurut dia, Kepala Desa Sigapiton mengatakan masyarakat sekitar mendukung adanya fasilitas tersebut.

Sandi mengaku akan mempercepat proses tender pembangunan kereta gantung tersebut. Sehingga kereta gantung diharapkan sudah beroperasi dalam waktu 18-24 bulan mendatang.

"Kereta gantung ini akan menambah atraksi di Danau Toba, selain itu sebagai bagian transportasi ramah lingkungan karena menggunakan energi baru dan terbarukan," ujarnya.

Menparekraf Sandiaga Uno di Danau Toba. Foto: Dok. Istimewa

Ada sejumlah investor yang akan berinvestasi. Di antaranya Ram Punjabi, produser film yang akan mengambil latar belakang Danau Toba di setiap film besutannya.

Selanjutnya, ada Tiger yang akan bekerja sama dengan Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) dalam pembangunan eco tourism di Kaldera Danau Toba.

Ada juga sejumlah investor asal China yang berkomitmen berinvestasi dalam pembangunan infrastruktur di Danau Toba. Selanjutnya Labersa Group yang akan membangun hotel dengan jumlah kamar lebih dari 300 unit.

Namun, Sandi mengingatkan investasi yang signifikan tersebut bukan sekadar penanaman modal. Dia menginginkan investasi berkualitas yang bisa berdampak positif bagi ekonomi masyarakat.

"Jadi Rp 500 miliar yang mereka tanamkan ini tidak ada artinya kalau tidak memberikan kesempatan kepada masyarakat lokal, kepada keberlanjutan lingkungan," ujarnya.

"Saya ingin mengajak kepada semua pihak bahwa investasi di sini berdampak langsung kepada masyarakat," kata Sandi menambahkan.

Ingatkan Vaksinasi dan Protokol Kesehatan

Sandiga Uno di Pantai Bulbul Balige, Kabupaten Toba. Foto: Dok. Istimewa

Sandi mengatakan dibukanya pariwisata, khususnya di Danau Toba, harus diimbangi masifnya vaksinasi dan ketatnya protokol kesehatan. Dengan kombinasi keduanya, pariwisata kembali pulih sehingga bisa menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat.

"Vaksinasi harus diikuti dengan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin, jadi hari ini target vaksinasi kita sudah hampir ideal, tapi Bapak Presiden mengingatkan ada ancaman, terutama mengenai libur Natal dan Tahun Baru (Nataru)," kata Sandi di Pantai Bulbul Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara pada Rabu (10/11).

Dia berpesan kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), mulai dari Pemerintah Daerah, Kepolisian dan TNI untuk menjaga protokol kesehatan, terutama pencegahan kerumunan masyarakat.

"Tadi ada perintah langsung dari Bapak Presiden, semua yang berpotensi memicu kerumunan sebaiknya difasilitasi oleh Satgas Covid-19 lewat penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin," ujarnya.

Imbauan Sandiaga Uno disambut baik Wakapolda Sumatera Utara, Brigjen Dadang Hartarto. Dalam kesempatan tersebut, dirinya memaparkan pencapaian vaksinasi covid-19 di Sumatera Utara hampir mencapai 50 persen.

"Vaksin kita untuk di Sumatera Utara ini Alhamdulillah mendekati 50 persen, sudah hampir dua bulan ini kita kejar vaksin pak, terutama untuk lansia," ungkap Brigjen Dadang.

"Jadi kita punya metode door to door, semua kita kejar, hanya masalah ketersediaan vaksin yang mesti kita kejar. Oleh karena itu, kita minta kepada Pak Menteri mohon untuk dorongan vaksin," paparnya.

Di samping itu, dirinya pun berharap pemerintah pusat untuk membuka penerbangan langsung dari Sumatera Utara ke Nias. Tujuannya untuk membuka akses perjalanan bagi para wisatawan, baik wisatawan Nusantara maupun mancanegara.

Sementara itu, Bupati Toba Poltak Sitorus mengatakan, dalam menghadapi libur Nataru dirinya mengakui melonggarkan kebijakan. Tujuannya untuk menggeliatkan pariwisata dan pemulihan ekonomi.

"Tapi kita terus monitor, apabila ditemukan adanya kejadian kita langsung turun untuk mencegah adanya penyebaran," ujar Poltak.