Kumparan Logo

Sandiaga Uno Optimistis UMKM Lokal Naik Kelas dan Siap Bersaing

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menparekraf Sandiaga Uno dalam workshop pengembangan KaTa Kreatif Indonesia. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Menparekraf Sandiaga Uno dalam workshop pengembangan KaTa Kreatif Indonesia. Foto: Dok. Istimewa

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno optimistis para pelaku UMKM di kabupaten dan kota bisa naik kelas di tengah pandemi COVID-19. Pihaknya pun turut mendorong upaya tersebut dengan menciptakan program Pengembangan Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (KaTa Kreatif).

“Selain kabupaten/kota, ibu kota juga perlu dikembangkan dunia kreatifnya guna meningkatkan lapangan pekerjaan. Program ini sudah ada sejak tahun 2016 dan hingga saat ini terus dikembangkan oleh Kemenparekraf,” ujar Sandi dalam keterangannya, Sabtu (4/9).

kumparan post embed

Tahapan kegiatan dilakukan dimulai dari pemetaan dan pengusulan subsektor ekonomi dan kreatif unggulan melalui kegiatan dengan Uji Petik terhadap empat unsur/elemen Penilaian Mandiri Kabupaten Kota Kreatif Indonesia (PKM3I). Pertama, 17 subsektor ekonomi kreatif; kedua, kreator/pelaku ekraf (ABCG-M); ketiga, rantai nilai ekraf; dan keempat keterkaitan backward-forward linkage.

“DI Jakarta itu banyak usaha kreatif, namun banyak juga yang belum dikembangkan,” katanya.

Sandiaga Uno mengunjungi sejumlah UMKM Batik Indonesia di Thamrin City, Jakarta Barat, Selasa (2/10/2018) Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Untuk itu, program ini diharapkan mampu melakukan pengembangan usaha kreatif di ibu kota. Selain itu, Kata Kreatif ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sehingga mampu menciptakan lapangan pekerjaan di Ibukota.

“Dengan rangkaian pengembangan KaTa Kreatif Indonesia ini, Kemenparekraf menyelenggarakan kegiatan Workshop Peningkatan Inovasi dan Kewirausahaan sebagai bentuk fasilitasi pengembangan potensi ekonomi kreatif, sebagaimana yang akan dilaksanakan di 25 kabupaten/kota,” tuturnya.

Eks Wakil Gubernur DKI Jakarta itu pun berharap, program Kata Kreatif dapat membuat para pelaku ekonomi kreatif di Indonesia, khususnya UMKM, dapat naik kelas serta bersaing.

“Seandainya saja, ada 10 persen yang bisa disentuh dengan program Kata Kreatif, maka kita bisa mencetak 20 ribu sampai 25 ribu UMKM kita yang siap naik kelas,” tambahnya.

kumparan post embed