Satgas BLBI Beberkan Nasib Aset Tommy Soeharto Cs Usai Ditinggal Mahfud MD

14 Maret 2024 15:30 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD bersama Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto dan Ketua Satgas BLBI Rionald Silaban di Klub Golf Bogor Raya, Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/6/2022). Foto: Yulius Satria Wijaya/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD bersama Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto dan Ketua Satgas BLBI Rionald Silaban di Klub Golf Bogor Raya, Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/6/2022). Foto: Yulius Satria Wijaya/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Ketua Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI), Rionald Silaban, membeberkan nasib aset obligor sepeninggal Mahfud MD yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Dewan Pengarah. Mahfud MD memutuskan untuk mundur dari jabatan Menko Polhukam pada 31 Januari 2024, untuk fokus kampanye bersama Ganjar Pranowo.
ADVERTISEMENT
Rio mengatakan, saat ini posisi Ketua Dewan Pengarah diduduki oleh Menko Polhukam yang baru yakni Hadi Tjahjanto.
"Iya (Hadi Tjahjanto jadi Ketua Dewan Pengarah Satgas BLBI) karena itu kan secara jabatan yang ketua adalah Pak Menko Polhukam," kata Rio kepada awak media di Kompleks Parlemen, Kamis (14/3).
Rio melanjutkan, dirinya sudah dipanggil dan diberikan beberapa catatan oleh Hadi Tjahjanto terkait kelanjutan Satgas BLBI. Namun, ia enggan merinci catatan tersebut.
"Saya sudah dipanggil Pak Menko dan Pak Menko sudah memberikan beberapa catatan. Jadi saya bersyukur bahwa perhatian Pak Menko Polhukam, Pak Hadi Tjahjanto luar biasa terhadap Satgas BLBI," ungkap Rio.
Rio melanjutkan, pihaknya akan segera menginformasikan jadwal baru penyitaan aset obligor, serta nasib aset Tommy Soeharto yang tak laku-laku usai beberapa kali dilelang.
ADVERTISEMENT
"Itu kalau nyita nanti. Begitu sita, aku kasih tahu kalian. Nanti aku kasih tahu," kata Rio.
Hadi Tjahjanto sempat menemui Mahfud MD di kediamannya di Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (22/2). Usai kurang lebih satu jam bertemu, Hadi mengungkapkan ada tiga poin yang dia diskusikan bersama Mahfud.
"BLBI sudah tadi sudah. Detail BLBI. UU MK tadi sudah detail disampaikan ke saya," kata Hadi kepada wartawan.
"[Pelanggaran HAM berat] Iya. Semuanya diserahkan ke saya. Ketiga-tiganya, pokok ini semuanya sudah," ujarnya.
Dia menjelaskan, dirinya banyak menerima arahan dan informasi dari mantan Menko Polhukam itu terkait dengan permasalahan yang sedang ditindaklanjuti dan yang belum ditindaklanjuti.
"Dan beliau memberikan gambaran dan arahan banyak sekali tentunya harus sekarang saya tindak lanjuti permasalahan-permasalahan yang sedang berjalan ataupun permasalahan yang belum selesai dilaksanakan," imbuh dia.
ADVERTISEMENT