Sebaran Wabah PMK, Cimory Jamin Kualitas Produk Aman
·waktu baca 2 menit

Produsen susu Cimory dan sosis Kanzler, PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) menjamin kualitas produk aman di tengah merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak.
Direktur Utama Cimory Grup Farrel Sutantio mengatakan sebagian koperasi sapi ternak yang bekerja sama dengan perusahaan terdampak akibat wabah PMK tersebut.
“Kami bekerja sama dengan banyak koperasi dan GKSI (Gabungan Koperasi Susu Indonesia). Sebagian anggota kami terpengaruh secara volume. Apabila ada sapi terdampak wabah, produksi akan turun,” kata Farrel dalam paparan publik virtual, Kamis (9/6).
Secara kualitas, Farrel menjamin wabah PMK tidak berpengaruh karena Perseroan menerapkan standar mutu melalui proses pengolahan dan quality control yang ketat.
PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) menyiapkan strategi untuk mengembangkan bisnis di tahun 2022. Perseroan mencatat kinerja positif sepanjang tahun ini.
Farrel melanjutkan, fokus Perseroan adalah penambahan kapasitas produk CMRY, seperti susu UHT yoghurt dan sosis Kanzler.
“Saat ini semua rencana penambahan kapasitas berjalan dengan lancar. Bisa dilihat pada kenaikan penjualan kami sebelumnya,” ujarnya.
Rencana ekspansi berikutnya adalah peluncuran produk baru seperti susu. Perseroan berencana untuk meningkatkan saluran distribusi, terutama di pasar dan agen Miss Cimory.
Adapun Cimory berhasil membukukan kinerja mentereng di kuartal I 2022. Di mana laba bersih perusahaan meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun 2021.
Berdasarkan rilis laporan keuangan, laba Cimory tercatat meningkat 88,78 persen menjadi Rp 269,81 miliar. Pada periode yang sama tahun lalu, laba perseroan tercatat sebesar Rp 142,93 miliar.
Kenaikan laba perseroan tersebut ditopang oleh peningkatan pendapatan yang mencapai 106,29 persen menjadi Rp 1,47 triliun.
