Seberapa Penting Cover Letter saat Melamar Kerja?

Dalam melamar kerja, tak sedikit dari perusahaan menyediakan cover letter dalam proses pengisian berkas. Lantas, seberapa penting cover letter ini?
Dalam riset yang dilakukan oleh platform pencari kerja online, Kalibrr, menyatakan sebanyak 52,4 persen dari 250 perekrut akan membaca cover letter. Ini dikarenakan perusahaan mewajibkan pelamar untuk mengisinya.
“Satu dari dua user pasti akan membaca cover letter yang diberikan oleh kandidat. Sebab, perusahaan memang biasa mewajibkan dalam proses rekrutmen,” kata Partnership Associate Kalibrr, Derrel Marvianus, saat dihubungi kumparan, Kamis (27/6).
Lebih lanjut dia mengatakan, para perekrut tak jarang akan memanggil kandidat berdasarkan cover letter mereka. Karenanya, kandidat diminta untuk mengisi cover letter dengan baik.
Beberapa informasi yang dicari para perekrut dalam cover letter adalah apa yang ingin dicapai kandidat jika diterima, ejaan dan penulisan cover letter, hingga pengalaman profil kandidat.
“Karakteristik kandidat dan alur penulisan juga jadi penilaian lainnya,” ujarnya.
Jadi, sangat penting untuk mengisi cover letter dengan baik. Derrel menyarankan agar cover letter juga memuat apa yang bisa dilakukan para kandidat di perusahaan tersebut.
“Hal ini bisa jadi perhatian para perekrut,” pungkasnya.
