Kumparan Logo

Segera Rampung, Rest Area di Tol Pekanbaru-Bangkinang Dapat Digunakan Masyarakat

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rest Area di Tol Pekanbaru-Bangkinang yang dalam proses finishing. Foto: dok. HKI
zoom-in-whitePerbesar
Rest Area di Tol Pekanbaru-Bangkinang yang dalam proses finishing. Foto: dok. HKI

PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) tengah menangani penyelesaian pembangunan Tol Pekanbaru–Bangkinang sepanjang 40 kilometer. Saat ini, HKI masih menyelesaikan 9 kilometer main road beserta rest area.

Sebelumnya, Tol Pekanbaru–Bangkinang sudah selesai dibangun oleh HKI sepanjang 31 km dan telah dioperasikan sejak tahun 2022. Tol ini menjadi sarana penghubung antar-dua wilayah, Pekanbaru dan Kecamatan Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau.

Rest area yang dikerjakan oleh HKI ini berada di STA 36+000 sisi A dan sisi B. Pengerjaan rest area saat ini sudah memasuki tahap finishing untuk menyempurnakan pembangunan dan juga rencana pekerjaan marka jalan.

Mulai dikerjakan pada bulan Januari 2023, rest area Tol Pekanbaru–Bangkinang memiliki desain yang mengadaptasi nuansa adat Riau dengan menggunakan atap lipat pandan dan ornamen atap selembayung. Corak budaya ditonjolkan dalam rest area merupakan bentuk pelestarian sekaligus perkenalan budaya daerah Riau kepada pengguna jalan tol yang melintas.

Rest area ini akan dapat menampung sekitar 115 kendaraan, dengan rincian 77 kendaraan kecil, dan 38 kendaraan besar. Ditinjau dari sisi fasilitas, rest area tergolong dalam tipe A. Disediakan fasilitas penunjang berupa toilet umum, masjid, pujasera, stand UMKM, minimarket, tempat parkir kendaraan, serta lahan untuk pembangunan SPBU.

Fasilitas masjid pada Rest Area di Tol Pekanbaru-Bangkinang. Foto: dok. HKI

Rest area Tol Pekanbaru–Bangkinang juga dirancang dengan memperhatikan ruang terbuka hijau dan menyediakan wilayah khusus UMKM. Sebagai bagian dari sirip Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), Tol Pekanbaru–Bangkinang diharapkan bukan hanya menjadi tempat transit pengendara, tetapi juga digunakan sebagai sarana bersosialisasi masyarakat sekaligus sentra ekonomi kreatif.

Tantangan Pembangunan Rest Area Tol Pekanbaru-Bangkinang

Dalam pembangunannya Hutama Karya Infrastruktur menghadapi sejumlah tantangan, salah satunya saat momen libur Lebaran. Direktur Utama HKI, Aji Prasetyanti mengatakan, adanya momen Lebaran membuat pengguna jalan yang lewat lebih banyak dibanding hari biasa.

“Rest area di STA 36+000 ini harus difungsionalkan selama libur lebaran untuk mengakomodasi kebutuhan pengguna jalan tol. Tim proyek harus mengoptimalkan pekerjaan di lapangan agar rest area bisa difungsionalkan saat libur Lebaran. Selama libur Lebaran ini, tentu proses pengerjaan rest area pun harus ditunda sementara waktu,” ujar Aji.

Tampak atas Rest Area di Tol Pekanbaru-Bangkinang. Foto: dok. HKI

Rest area akan menjadi sarana penunjang bagi pengguna jalan tol. Lengkapnya fasilitas dan kemudahan akses melalui Tol Pekanbaru-Bangkinang, diharapkan investasi di bidang perikanan, perkebunan, dan tambang di sekitar Riau dapat meningkat.

Wisata daerah setempat seperti kawasan pariwisata Candi Muara Takus dan objek wisata Sungai Hijau Kampar juga diharapkan akan mengalami peningkatan kunjungan jika nantinya keseluruhan fasilitas sudah dapat digunakan secara optimal.

Hingga saat ini, HKI masih mengerjakan sejumlah proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) lainnya seperti Jalan Tol Padang-Sicincin, Jalan Tol Binjai–Pangkalan Brandan Zona II dan IV, Jalan Tol Bangkinang-Pangkalan, serta Jalan Tol Lingkar Pekanbaru.

Untuk proyek selain JTTS, HKI kini tengah mengerjakan proyek SMO Construction Services di PHR Riau, penggantian jembatan Callender Hamilton (CH) di Pulau Jawa, dan pembangunan Tol Probolinggo-Banyuwangi Paket II.

Advertorial ini dibuat oleh kumparan Studio