Kumparan Logo

Sejumlah SPBU Pertamina Dijual di Situs Online, Kenapa?

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
SPBU dijual di situs online rumah123.com. Foto: Dok. rumah123
zoom-in-whitePerbesar
SPBU dijual di situs online rumah123.com. Foto: Dok. rumah123

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) tengah menjadi perbincangan hangat karena banyak dijual di situs online.

Dikutip dari rumah123.com, Rabu (4/1), terdapat SPBU Pertamina di Kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan yang ditawarkan dengan harga Rp 30 miliar. SPBU tersebut dijual dalam kondisi siap pakai.

"Dijual SPBU Pertamina siap pakai kondisi bagus. Untuk pom bensin Cirendeu, Luas tanah ±1800m², Sertifikat SHM, tersedia Pertamax-Pertalite-Solar," demikian pengumuman yang diunggah di situs.

Pada situs online OLX, juga ada SPBU yang dijual pada kawasan Pangeran Jayakarta, Jakarta Barat, senilai Rp 120 miliar. SPBU itu sudah berumur tua, beroperasi sejak 1996. Lalu, SPBU di daerah Menteng Jakarta Pusat dibanderol Rp 107 miliar dan di Matraman Jakarta Timur mencapai Rp 195 miliar.

video youtube embed

Head of Advisory Services Colliers International Indonesia Monica Koesnovagril mengatakan fenomena ini terjadi atas pertimbangan optimalisasi lahan. Apalagi banyak SPBU yang berlokasi di tengah kota yang harga tanahnya kian mahal.

"Kalau kita bicara di Jakarta, Koefisien Lantai Bangunan (KLB) sudah naik, secara konsep optimalisasi lahan itu akan optimal dibangun yang lebih high rate," ujar Monica dalam Colliers Virtual Media Briefing, Rabu (4/1).

KLB merupakan batas jumlah lantai atau tinggi bangunan yang boleh dibangun dan diatur oleh pemerintah. Sehingga, ia menyayangkan apabila lahan dengan KLB tinggi dan harga bagus hanya dijadikan SPBU.

"Itu banyak pertimbangan. Tapi kalau lahan mahal, KLB tinggi, sayang kalau cuma dipakai SPBU," pungkasnya.