Kumparan Logo

Sempat Alami Blackout, Dirjen EBTKE Dorong Bali Punya PLTP Sendiri

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP).

 Foto: ANTARA
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP). Foto: ANTARA

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong agar Bali memiliki Pembangkit Listrik Tenaga panas Bumi (PLTP). Hal ini merespons terjadinya mati listrik total atau blackout di Pulau Dewata tersebut pada Jumat (2/5).

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani, mengatakan Bali memiliki potensi panas bumi untuk memasok kebutuhan listriknya.

“Ini ada kesempatan untuk Bali mempunyai PLTP. Karena selama ini wilayah kerja panas buminya itu di wilayah Bedugul,” kata Eniya ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian pada Senin (5/5).

Dengan adanya PLTP tersebut, nantinya Bali diharapkan dapat memiliki kemandirian energi listrik dan tidak bergantung lagi kepada daerah lain.

Direktur Jenderal (Dirjen) Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementrian ESDM Eniya Listiani ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian pada Senin (5/5/2025). Foto: Argya D. Maheswara/kumparan

“Itu yang harus diperhatikan. Dari dulu kita sudah meng-announce ya. Memberitahukan kepada Bali agar enggak bergantung ke Jawa,” ujarnya.

Sistem kelistrikan di Bali sempat padam total pada Jumat pekan lalu. PT PLN (Persero) dalam waktu kurang dari 12 jam atau pada Sabtu (3/5) pukul 03.30 WITA berhasil memulihkan.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo yang memimpin langsung pemulihan sistem di lokasi menjelaskan bahwa ratusan personel PLN langsung merespons dengan sigap seketika gangguan terjadi dan terus bersiaga pasca aliran listrik di Bali kembali pulih secara normal.

instagram embed