Kumparan Logo

Sepeda Nonlipat Boleh Naik LRT saat Libur Lebaran

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gerbong kereta api ringan atau Light Rail Transit (LRT) melaju menuju Stasiun Setiabudi, Jakarta, Selasa (9/1/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gerbong kereta api ringan atau Light Rail Transit (LRT) melaju menuju Stasiun Setiabudi, Jakarta, Selasa (9/1/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

LRT Jabodebek memiliki kabar baik bagi para pengguna sepeda nonlipat yang ingin membawa sepedanya ke dalam trainset saat libur Lebaran.

Dalam periode libur lebaran 28 Maret-7 April, pengguna sepeda non-lipat dapat membawa sepedanya ke dalam trainset baik pada saat weekday maupun weekend. Sebelumnya, sepeda non lipat hanya diperbolehkan masuk ke dalam trainset saat weekend.

“Artinya boleh naik LRT sehingga teman-teman yang beraktifitas dengan menggunakan sepeda bisa lebih punya waktu, punya kesempatan untuk menggunakan LRT,” ujar

VP Divisi LRT Jabodebek PT KAI Mochamad Purnomosidi dalam Buka Bersama LRT Jabodebek dengan wartawan di Stasiun LRT Cawang, Jakarta Timur pada Kamis (20/3).

Selain itu tarif LRT Jabodebek pada periode yang sama di 28 Maret sampai 7 April juga akan hanya berkisar dari Rp 5.000 sampai maksimal Rp 10.000.

instagram embed

Untuk masa libur lebaran, LRT Jabodebek akan mengurangi jumlah trainset yang beroperasi dengan mengoperasikan 18 dari 22 trainset. Purnomo menjelaskan hal ini menjadi momen LRT Jabodebek untuk melakukan perawatan.

“Yang sisanya kemana? 4 trainset kita akan maksimalkan untuk perawatan dan pemeliharaan,” kata Purnomo.

Terkait target pengguna selama masa angkutan lebaran, Purnomo memaparkan LRT Jabodebek menarget 1.161.201 pengguna. Angka ini naik dari pengguna LRT Jabodebek saat masa angkutan lebaran 2024 di 898.595 pengguna.