Kumparan Logo

Serba-serbi Vietjet Air, Kontroversi Bikini hingga Buka Rute ke RI

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pembukaan Rute Vietjet Air (Foto: Edy Sofyan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Pembukaan Rute Vietjet Air (Foto: Edy Sofyan/kumparan)

Bicara soal Vietjet Airline tentu tak asing lagi terdengar di telinga. Maskapai asal Vietnam itu, sempat santer dan menjadi kontroversial dengan pertunjukan bikini di dalam pesawat hingga tudingan soal maskapai yang mengusung strategi murahan.

Tak hanya itu, Vietjet Air kian dikenal bagi masyarakat Indonesia karena kabar akan dibuka rute ke Indonesia mulai Maret 2019. Berikut kumparan menyajikan serba-serbi Vietjet Air selengkapnya!

1. Maskapai berbikini penuh kontroversi

Sejak diluncurkan pada 2007 silam, Vietjet sebetulnya sudah sering terkena kontroversi akibat adanya show special di dalam pesawat yang memperlihatkan para wanita mengenakan bikini.

Saat itu, Vietjet menawarkan pertunjukkan spesial yang memperlihatkan pramugari berbikini. Otoritas penerbangan sipil setempat kemudian memberi denda pada maskapai ini karena dianggap memberikan pertunjukkan ilegal. Vietjet pun diminta membayar USD 1.000.

Meski diwarnai kontroversi, lonjakan penumpang yang ingin terbang menggunakan Vietjet ternyata meningkat. Persaingan ketat antar maskapai disinyalir menjadi alasan Vietjet mengambil langkah menggunakan para wanita cantik nan seksi untuk memikat penumpang.

Pembukaan Rute Vietjet Air (Foto: Edy Sofyan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Pembukaan Rute Vietjet Air (Foto: Edy Sofyan/kumparan)

2. Vietjet pertama mengumumkan buka rute ke Indonesia

Pada 22 Agustus 2017, Vietjet mengumumkan rencana membuka rute dari Ho Chi Minh City (HCMC) ke Jakarta. Namun Menteri Perhubungan Budi Karya memberi syarat pada maskapai tersebut. Salah satunya agar para pramugari menggunakan pakaian sopan. Ia juga memastikan tidak akan ada pramuragi berbikini dalam layanan Vietjet di Indonesia.

"Dipastikan tidak (berbikini). Karena saya sudah sampaikan kita negara yang mayoritas muslim, kita harus saling menghargai dan saya minta untuk busana yang digunakan adalah busana yang sopan. Di pesawat juga banyak anak-anak ya, jadi kurang pantas dan Vietjet sudah bersepakat untuk tidak melakukan itu," kata Budi.

Meski sudah diumumkan tak bakal pakai bikini, sosial media pun masih sempat ramai terkait itu. Kemenhub melalui akun Twitternya @kemenhub151, Kamis (24/8), kemudian kembali membuat tweet yang menegaskan bahwa pramugari Vietjet akan mengenakan pakaian sopan sesuai budaya Indonesia.

"#KawulaModa tidak usah khawatir ya, apabila Vietjet beroperasi di Indonesia, maka Vietjet akan mengikuti dan menghormati budaya di Indonesia. Menhub memastikan bahwa pramugari Vietjet akan berbusana sopan sesuai budaya Indonesia agar dapat diterima seluruh masy. Indonesia," tegas Kemenhub.

Pembukaan Rute Vietjet Air (Foto: Edy Sofyan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Pembukaan Rute Vietjet Air (Foto: Edy Sofyan/kumparan)

3. Vietjet menyurati soal janji menghormati umat Muslim Indonesia

Masih pada Agustus 2017, VietJet pernah diterpa isu pramugari berbikini pada penerbangannya dari Jakarta ke Ho Chi Minh. Namun, pihak VietJet langsung mengirimkan surat yang menyebutkan bahwa VietJet menghormati umat muslim di Indonesia.

"Bikini adalah seragam resmi pramugari kami. Seragam bikini hanya dipakai sekali, itu pun dalam acara khusus, launching rute domestik di Vietnam yang bertemakan pantai," jelas Vice Chairman Vietjet, Dr Nguyen Thanh Hung, dalam suratnya.

Thanh Hung menegaskan, VietJet menghormati umat Islam dan budaya di Indonesia. Karena itu, ia menjamin tidak ada pramugari berseragam bikini.

"Kami juga akan menyediakan makanan halal dalam penerbangan Jakarta-Ho Chi Minh," imbuhnya.

Pertunjukan pramugari VietJet (Foto: Instagram @thaonguyen.lys)
zoom-in-whitePerbesar
Pertunjukan pramugari VietJet (Foto: Instagram @thaonguyen.lys)

4. Meminta maaf soal pertunjukan bikini di pesawat

Vietjet pernah melayangkan permintaan maaf terkait pertunjukan bikini di dalam pesawat. Pertunjukan itu menampilkan para pramugari yang menari hanya mengenakan bikini dalam penerbangan dari China ke Hanoi.

Meski CEO VietJet Nguyen Thi Phuong Thao mengatakan pertunjukan itu bertujuan untuk menghibur para pemain muda yang kalah 1-2 dari Uzbekistan pada putaran final karena harus berpuas diri berada di peringkat kedua dalam Kejuaraan Konfederasi Sepak Bola Asia U-23, namun, pertunjukan itu dianggap warganet sebagai langkah pemasaran yang murahan.

Permintaan maaf itu kemudian disampaikan langsung dari CEO VietJet Nguyen Thi Phuong Thao atas "pertunjukan mendadak" yang dilakukan oleh pramugarinya. Di sisi lain, permintaan maaf itu juga menyusul viralnya foto-foto pramugari mengenakan bikini di jagat maya. Salah satu foto tersebut memperlihatkan wajah seorang pemain yang terlihat malu-malu melihat aksi para pramugari.

Pembukaan Rute Vietjet Air (Foto: Edy Sofyan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Pembukaan Rute Vietjet Air (Foto: Edy Sofyan/kumparan)

5. Vietjet Air Buka Rute ke Indonesia Mulai Maret 2019

VietJet Air memastikan akan membuka rute baru ke Indonesia mulai triwulan pertama 2019 ini.

Managing Director VietJet Air Do Xuan Quang mengatakan, penerbangan akan dimulai pada Maret 2019 dengan rute Ho Chi Minh - Denpasar Bali dengan durasi 3,5 jam. Dilanjutkan dengan rute Ho Chi Minh - Jakarta yang dimulai pada akhir 2019.

“Saya pastikan bulan Maret 2019 akan terbang ke Denpasar, Bali. Semua persiapan sudah kami lakukan. Enam bulan pertama, kami akan terbang 4 kali seminggu, selanjutnya akan menjadi daily atau 7 kali seminggu,” kata Do Xuan Quang melalui keterangan tertulis, Minggu (20/1).

Jenis pesawat yang akan digunakan adalah Airbus 321 terbaru dengan kapasitas 226 penumpang. “Sekitar Desember 2019, akhir tahun ini, kami berencana terbang Ho Chi Minh - Jakarta, untuk memenuhi permintaan pasar dari businessman dan government relation,” ujarnya.

Promosi akan digencarkan setelah tahun baru Imlek, atau akhir Januari hingga awal Februari mendatang. Penjualan tiket secara umum akan dimulai pada Maret 2019.

Maskapai berbasis biaya rendah atau Low Cost Carrier (LCC) ini sudah membuka rute di 35 kota di China yang berangkat dari Vietnam.

Kita tunggu saja Maret 2019 mendatang ya!