Setelah Jadi Nama Jalan, Pangeran Emirat Arab Akan Investasi Pabrik Vaksin di RI

13 April 2021 10:30 WIB
comment
7
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Putra Mahkota Abu Dhabi/Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Uni Emirat Arab Sheikh Mohamed Bin Zayed Al Nahyan (kiri) saat kunjungan kenegaraan di Istana Bogor, Jawa Barat. Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Putra Mahkota Abu Dhabi/Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Uni Emirat Arab Sheikh Mohamed Bin Zayed Al Nahyan (kiri) saat kunjungan kenegaraan di Istana Bogor, Jawa Barat. Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
ADVERTISEMENT
Nama Pangeran Uni Emirat Arab (UEA), Mohamed Bin Zayed, baru-baru ini resmi dijadikan nama jalan Tol Layang Japek atau Jakarta-Cikampek.
ADVERTISEMENT
UEA termasuk negara yang berinvestasi besar di Indonesia, salah satunya melalui Lembaga Pengelola Investasi (LPI) yang belum lama ini dibentuk Jokowi. UEA pun menjadi konsultan Indonesia untuk pembentukan LPI.
Kabar terbaru, kini UEA berencana untuk investasi ke fasilitas produksi vaksin COVID-19 di Indonesia. Dikutip dari Reuters pada Selasa (13/4), rencana tersebut dikemukakan oleh Menteri Energi dan Infrastruktur UEA Suhail al-Mazrouei.
Menko Marves Luhut Pandjaitan, berbincang dengan Menteri Energi UEA Suhail al Mazrouei. Foto: Instagram/@luhut.pandjaitan
Sebelumnya, Pangeran Mohamed Bin Zayed (MBZ) sudah memutuskan berbagai kerja sama ekonomi dengan Indonesia. Seperti saat dia menyampaikan komitmen investasi sebesar USD 10 miliar atau setara dengan Rp 140 triliun (asumsi kurs Rp 14.000), untuk ditempatkan di Lembaga Pengembangan Investasi (LPI) bernama Indonesia Investment Authority (INA).
Keputusan itu diambil Mohamed Bin Zayed, setelah ditelepon Presiden Jokowi.
Presiden Joko Widodo berjabat tangan dengan Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohamed Bin Zayed Al Nahyan saat kunjungan kenegaraan di Bandara Soekarno Hatta, Banten. Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
"Investasi ini merupakan buah manis dari komunikasi melalui sambungan telepon antar pimpinan kedua negara. Pada senja menjelang Maghrib pukul 17.30 WIB hari Jumat tanggal 19 Maret 2021, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) melakukan pembicaraan dengan MBZ," demikian keterangan resmi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Abu Dhabi, Selasa (23/3).
ADVERTISEMENT
MBZ juga merealisasikan berbagai komitmen investasi, mulai dari sektor energi terbarukan, pelabuhan, hingga menghadiahkan sebuah masjid di Kota Solo. Proyek pembangunan yang dimulai 6 Maret 2021 lalu itu, berlokasi di Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah.