Shopee Buka Gedung Ekspor, Tampung 20 Juta Produk UMKM ke 9 Negara
·waktu baca 2 menit

Shopee Indonesia telah meresmikan pengoperasian Gudang Ekspor Shopee di Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (30/8). Gudang ekspor ini dibangun untuk memfasilitasi lebih banyak produk UMKM yang didistribusikan ke luar negeri melalui program Ekspor Shopee.
Director and Country Head Sea Group Indonesia, Kiky Hapsari, mengungkapkan 20 juta produk UMKM lokal telah tergabung dalam prohgram ekspor melalui mekanisme lintas batas dan menembus kawasan Asia Tenggara, Asia Timur, dan Amerika Latin.
Program ekspor ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mendukung UMKM lokal untuk berdaya saing global dan menjadi rantai pasok global.
“Gudang ini merupakan infrastruktur penunjang dari program Ekspor yang sudah dijalankan oleh Shopee saat ini. Tadi kita bisa lihat bagaimana mudahnya proses ekspor melalui Shopee. Kami juga bangga menyampaikan ada 20 juta produk UMKM lokal yang tersedia di pasar di Asia Tenggara, Asia Timur dan Amerika Latin,” kata Kiky saat ditemui di Gudang Ekspor Shopee, Rabu (30/8).
Kikiy menyebut saat ini Shopee Indonesia telah menjadi jembatan UMKM untuk mengekspor produknya ke 9 negara, yakni Malaysia, Singapura, Taiwan, Thailand, Filipina, Chile, Brazil, Meksiko, dan Kolombia. Dari negara tersebut, Malaysia menjadi tujuan ekspor paling banyak dalam program ekspor Shopee tersebut.
Program Ekspor Shopee memberikan kemudahan bagi UMKM lokal untuk melakukan ekspor. Setelah mendapatkan pesanan dari pembeli di negara lain, pelaku UMKM hanya perlu mengirimkan produk mereka ke Gudang Ekspor Shopee karena proses dan operasional manajemen produk pengiriman akan dilakukan oleh Shopee ke negara tujuan ekspor.
Proses yang dilakukan dalam Gudang Ekspor Shopee meliputi area penerimaan barang untuk diekspor (export inbound line, inbound area, x-Ray area dan label area), area pengumpulan (sorting area, bagging area dan staging area export), area pengiriman barang untuk diekspor (Export Outbound Line).
Di kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan gudang Shopee khusus ekspor tersebut membantu UMKM untuk menembus pasar mancanegara. Zulhas mengatakan dengan bantuan e-commerce, UMKM akan diberi pelatihan untuk memasarkan produk yang inovatif untuk menarik pasar luar negeri.
"Shopee membantu UMKM untuk punya akses pasar bukan cuma di Jakarta, Bandung Barat, Solo, tapi bisa mendunia. Ini yang harus ditata, agar bisa ekspor, tidak kalah bersaing, tidak ada aturan yang fair," jelasnya.
Zulhas juga mengatakan kebijakan mengatur UMKM akan ditegaskan dalam Permendag No. 50 Tahun 2020 Tentang Ketentuan Perizinan Usaha, Periklanan, Pembinaan, Dan Pengawasan Pelaku Usaha Dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik. Terkait aturan tersebut, Zulhas menyebut pemerintah memerlukan masukan dari e-commerce untuk menyempurnakan aturan tersebut.
