Kumparan Logo

Siap-siap, Bulan Depan Suku Bunga KPR BCA Naik 0,25 hingga 0,50 Persen

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pembangunan rumah (ilustrasi). (Foto: Antara/Mohamad Hamzah)
zoom-in-whitePerbesar
Pembangunan rumah (ilustrasi). (Foto: Antara/Mohamad Hamzah)

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) berencana untuk menaikkan suku bunga kredit mulai Agustus 2018. Kenaikan suku bunga ini merupakan langkah penyesuaian terhadap kenaikan suku bunga acuan bank sentral yang diprediksikan akan kembali naik.

Menurut Direktur Utama BCA, Jahja Setiatmadja, pihaknya tidak akan serta-merta menaikkan semua suku bunga pinjaman. Salah satu bunga yang bakal dinaikkan perusahaan yaitu bunga kredit KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Sebab, Jahja menilai tingkat bunga kredit BCA saat ini sudah cukup murah di 5,88%.

"Agustus hampir pasti bunga pinjaman harus naik, karena kami bunga deposito sudah 4 kali naik. Sudah 100 basis poin (bps) naik bunga deposito," kata Jahja dalam acara halal bi halal bersama BCA di Hotel Grand Hyatt, Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (11/7).

Untuk besaran kenaikan sendiri Jahja belum mau membeberkannya, menurut dia kenaikan suku bunga ini akan dikisaran 0,25% hingga 0,50%. Jahja juga menuturkan, kenaikan suku bunga acuan ini merupakan langkah perusahaan dalam menjaga margin.

Ilustrasi Bank BCA. (Foto: AFP/Romeo Gacad)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bank BCA. (Foto: AFP/Romeo Gacad)

"Sedapat mungkin kami mau tahan jangan buru-buru bunga kredit naik. Kalau mengganggu profitabilitas ya terpaksa (naikan suku bunga)," ujarnya.

Sebelumnya, Jahja meminta agar Bank Indonesia (BI) kembali menaikan suku bunga acuannya. Hal ini sebagai salah satu upaya bank sentral untuk dapat menyesuaikan kenaikan suku bunga yang akan dilakukan oleh bank sentral Amerika Serikat, The Fed.

"Kalau enggak dinaikkan agak berat, karena modelnya begitu sih. Eropa sudah mah naikin bunga (acuan), Amerika udah pasti naik. Secara dunia harus naik," kata Jahja.