Siap-siap, The Fed Beri Sinyal Tapering Dimulai Tahun Ini
·waktu baca 2 menit

Bank sentral Amerika Serikat atau The Fed memberi sinyal kebijakan memulai tapering (pengurangan) pembelian aset pada tahun ini. Hal tersebut disampaikan Ketua The Fed, Jerome Powell, dalam pidatonya pada Simposium Ekonomi Tahunan Jackson Hole Federal Reserve Bank of Kansas City.
"Pandangan saya adalah bahwa tes progres lebih lanjut yang substansial telah dipenuhi untuk inflasi. Ada juga progres yang jelas menuju lapangan kerja maksimum," kata Powell.
The Fed menegaskan akan mempertahankan suku bunga acuannya tidak berubah pada level rekor terendah mendekati nol, sambil melanjutkan program pembelian aset.
Setidaknya, saat ini tercatat senilai USD 120 miliar untuk pembelian bulanan Treasury AS dan sekuritas. Powell mengatakan jika pertumbuhan ketenagakerjaan berlanjut maka tapering bisa dimulai tahun ini.
Dalam risalah pertemuan The Fed pada Juli lalu, sebagian besar pejabat Fed mengindikasikan jika bank sentral sudah tepat untuk memulai tapering pembelian aset tahun ini. Namun tidak ada keputusan mengenai pembelian aset yang dibuat pada pertemuan itu.
"Saya berpandangan, seperti sebagian besar peserta bahwa jika ekonomi berkembang luas seperti yang diantisipasi, maka bisa jadi tepat mulai mengurangi laju pembelian aset tahun ini," kata Powell.
Menurut Jerome Powell, intervensi telah memberikan progres cukup positif, seperti laporan ketenagakerjaan yang kuat pada Juli. Namun hal itu harus disikapi secara hati-hati karena penyebaran lebih lanjut varian Delta.
"Kami akan berhati-hati menilai data yang masuk dan risiko yang berkembang," ujarnya.
Powell mencatat bahwa pandemi COVID-19 terus mengancam kegiatan ekonomi, dan bank sentral AS akan mempelajari lebih lanjut tentang dampak varian Delta.
"Untuk saat ini, saya percaya bahwa kebijakan sudah berada pada posisi yang tepat. Seperti biasanya, kami siap untuk menyesuaikan kebijakan yang pas untuk mencapai tujuan kami," katanya.
Mengutip Reuters, Ketua Fed juga memperingatkan bahwa pergerakan untuk memulai tapering pembelian aset tidak boleh diinterpretasikan sebagai sinyal akan adanya kenaikan suku bunga.
"Waktu dan laju pengurangan pembelian aset yang akan datang tidak akan ditujukan untuk membawa sinyal langsung mengenai waktu kenaikan suku bunga, di mana kami telah mengartikulasikan tes yang berbeda dan secara substansial lebih ketat," kata Powell.
