Simpang Siur Nasib Proyek Kereta Cepat Usai Insiden yang Tewaskan Pekerja China
ยทwaktu baca 2 menit

Kecelakaan kembali terjadi di Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB). Kereta teknis untuk proyek tersebut anjlok di kawasan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, pada Minggu sore (18/12) sekitar pukul 17.00 WIB karena melaju dengan kecepatan tinggi hingga melewati ujung rel.
Kecelakaan ini menewaskan 2 pekerja China bernama Chang Shin Shang (40 tahun) dan Chang Shin Yung (36). Simpang siur terjadi menyangkut kelanjutan proyek ini, usai kecelakaan tersebut.
Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati, mengatakan akan dilakukan investigasi untuk mengusut penyebab kecelakaan. Karena itu, proyek tersebut dihentikan sementara.
"Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, kegiatan pembangunan akan dihentikan sementara untuk dilakukan proses investigasi lebih lanjut," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (19/12).
Setelah identifikasi dan investigasi selesai dilakukan, akan dilaporkan temuan dan hasil rekomendasi yang bisa dijadikan acuan untuk meningkatkan aspek keselamatan pada proyek pembangunan perkeretaapian.
Berbeda dengan pernyataan Kementerian Perhubungan, menajemen PT Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) memastikan pengerjaan pembangunan infrastruktur di area KCJB tetap berjalan.
"Proses pembangunan di area kerja KCJB saat ini tetap berjalan. Pembangunan stasiun dan pemasangan subsistem perkeretaapian di area KCJB tetap dilakukan sesuai prosedur dan jadwal yang telah ditetapkan. Termasuk pemasangan rel tanpa balas," kata Corporate Secretary KCIC, Rahadian Ratry, dalam keterangan tertulis yang diterima kumparan, Senin (19/12).
KCIC menegaskan kereta yang keluar jalur bukanlah rangkaian kereta cepat, tetapi rangkaian kereta kerja berupa lokomotif kerja dan mesin pemasangan rel (ballasted). Proses evakuasi masih dilakukan hingga Senin pagi ini.
6 WN China Korban Kecelakaan Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung:
Korban tewas:
Chang Shin Shang (40 tahun)
Chang Shin Yung (36)
Korban luka-luka:
Wang Jiji
Jie Thencang
Chao Qianyao
(Belum diketahui)
Seluruh korban ini dibawa ke Rumah Sakit Santosa, Kebon Jati, Bandung.
