Simpang Siur Nego Tarif China-AS, Harga Minyak Mentah & Batu Bara Merosot
ยทwaktu baca 2 menit

Harga komoditas terpantau variatif pada penutupan perdagangan Jumat (25/5). Minyak mentah, Crude Palm Oil (CPO), dan timah mengalami kenaikan harga, sementara batu bara dan nikel turun.
Minyak Mentah
Harga minyak naik tipis pada penutupan Jumat (25/4). Meskipun secara mingguan tercatat penurunan, di bawah tekanan dari ekspektasi pasar akan kelebihan pasokan dan ketidakpastian seputar pembicaraan tarif antara AS dan China.
Mengutip Reuters, harga minyak mentah Brent ditutup naik 32 sen menjadi USD 66,87 per barel, sehingga turun 1,6 persen selama seminggu. Harga minyak mentah AS atau West Texas Intermediate (WTI) naik 23 sen menjadi USD 63,02 per barel, menandai penurunan mingguan sebesar 2,6 persen.
Batu Bara
Harga batu bara turun pada penutupan perdagangan Jumat (25/4). Menurut bursa ICE Newcastle (Australia), harga batu bara kontrak pengiriman April 2025 turun 0,05 persen menjadi USD 93,75 per ton.
CPO
Harga minyak kelapa sawit/CPO terpantau naik pada perdagangan Jumat (25/4). Menurut Tradingeconomics, harga CPO naik 0,55 persen menjadi MYR 4.058 per ton.
Nikel
Harga nikel terpantau turun pada penutupan perdagangan Jumat (25/4). Harga nikel berdasarkan London Metal Exchange (LME) ditutup turun 1,74 persen menjadi USD 15.545 per ton.
Timah
Harga timah terpantau naik pada penutupan perdagangan Jumat (25/4). Harga timah berdasarkan LME berakhir naik 0,68 persen menjadi USD 31.980 per ton.
