Kumparan Logo

Singapura Mau Bangun 80.000 Rumah Subsidi dan Komersial dalam 10 Tahun Mendatang

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi properti di Singapura. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi properti di Singapura. Foto: Shutterstock

Singapura berencana membangun setidaknya 80.000 rumah umum (subsidi) dan pribadi (komersial) dalam 10-15 tahun mendatang.

Kebijakan ini sebagai upaya pemerintah untuk memenuhi permintaan akan perumahan yang terjangkau.

Mengutip Bloomberg pada Rabu (25/6), Otoritas Pembangunan Kembali Perkotaan Singapura, mengatakan, rumah-rumah akan dikembangkan di daerah baru di seluruh negara bagian kota yang berdekatan dengan akses transportasi umum dan tempat kerja.

Otoritas pemerintah menginginkan 80 persen masyarakat Singapura punya rumah yang hanya berjarak 10 menit berjalan kaki dari stasiun kereta api pada tahun 2030.

Inisiatif ini adalah bagian dari rencana yang lebih luas oleh lembaga pemerintah untuk memandu pembangunan perkotaan kota, berusaha membuat penggunaan lahan terbatas yang lebih efisien dengan mendorong penduduk untuk tinggal lebih dekat ke pusat komersial.

Ilustrasi properti di Singapura. Foto: Shutterstock

Sebab, biasanya penduduk setempat secara tradisional menghindari properti di wilayah tengah karena harganya yang lebih tinggi dan kurangnya fasilitas seperti sekolah, dan sering berbondong-bondong ke proyek pinggiran kota sebagai gantinya.

Sebelumnya, Pemerintah Singapura telah meningkatkan pelepasan lahan untuk pengembangan properti swasta.

Pada awal bulan ini, pemerintah menyatakan bakal menawarkan sejumlah lokasi yang diperkirakan dapat menghasilkan sekitar 9.200 unit hunian privat pada paruh kedua tahun ini.

Langkah ini diambil untuk memastikan pasokan rumah tetap stabil hingga laju kenaikan harga properti mereda.

instagram embed