Sistem Bayar Tol Tanpa Berhenti Akan Diterapkan di IKN

20 Maret 2023 19:44
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Foto udara proyek pembangunan tol Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara segmen KKT Kariangau-Simpang Tempadung di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis (23/2/2023). Foto: Indrianto Eko Suwarso/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Foto udara proyek pembangunan tol Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara segmen KKT Kariangau-Simpang Tempadung di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis (23/2/2023). Foto: Indrianto Eko Suwarso/Antara Foto
Kementerian PUPR memastikan penerapan sistem bayar tol tanpa berhenti atau Multi Lane Free Flow (MLFF) akan diterapkan juga di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR, Zainal Fatah, mengatakan penerapan sistem tersebut untuk mendukung digitalisasi IKN.
"Untuk ruas-ruas tol baru (IKN) pasti akan menggunakan MLFF semuanya," kata Zainal saat ditemui di Pullman Hotel Jakarta, Selasa (20/3).
Sejauh ini ada enam ruas jalan tol yang akan dilakukan uji coba penerapan sistem MLFF di 2023 meliputi Tol Bali-Mandara, Tol Jagorawi, Tol Jakarta-Cikampek, Tol Dalam Kota, Tol Lingkar Luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road (JORR), dan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda.
Tol Bali-Mandara akan menjadi ruas tol pertama yang akan dilakukan uji coba MLFF pada Juni nanti. Hasil uji coba tersebut akan menjadi bahan evaluasi pada uji coba di 5 ruas jalan tol lainnya yang ditargetkan rampung hingga Desember 2023.
"Tapi yang jelas kita sekarang simulasi di Tol Bali-Mandara, ya tentu di sana relatif tidak terlalu banyak traffic-nya, jadi kita lihat dulu keandalan sistem yang sekarang kita akan gunakan. Tentu nanti setelah kita yakin betul bisa digunakan dan diterapkan di sana, jaringan tol kita," kata Zainal.

Tekan Potensi Kerugian Lebih dari Rp 4 T

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPJT, Danang Parikesit, mengatakan penerapan MLFF bisa memangkas potensi kerugian yang diakibatkan kemacetan di jalan tol. Hitung-hitungan pemerintah, total potensi kerugian yang terpangkas itu hingga Rp 4 triliun.
Danang mengungkapkan hitungan itu dilakukan dengan mengacu pada 40 ruas jalan tol yang bakal dipasang MLFF. Saat ini ruas jalan tol tersebut bertambah, sehingga angka manfaatnya bisa lebih besar.
Uji coba bayar tol tanpa berhenti menggunakan RFID dari Flo, Jasa Marga Tollroad Operation. Foto: dok. Bambang Bangun Wibowo
zoom-in-whitePerbesar
Uji coba bayar tol tanpa berhenti menggunakan RFID dari Flo, Jasa Marga Tollroad Operation. Foto: dok. Bambang Bangun Wibowo
"Jadi sekali lagi, semakin besar (total ruas) manfaatnya makin tinggi karena perhitungan awal itu hanya 40 ruas yang kami perhitungkan. Sekarang 71 ruas," ujar Danang.

BPJT Klaim Sistem MLFF Tak Bikin PHK Karyawan

Danang menegaskan transformasi teknologi pembayaran tarif tol nirsentuh ini tidak akan mengakibatkan PHK. Pasalnya, saat ini transformasi transaksi tol sudah terjadi dari tunai ke cashless.
"Sekarang ini pengurangannya sangat sedikit. Karena sudah cashless. Jumlah staf yang ada di gerbang tol sangat sangat sedikit," kata Danang.
Alasan kedua kenapa dia menegaskan tidak akan terjadi PHK, karena PT Roatex Indonesia Toll System (PT RITS) selaku stakeholder BPJT dalam pengelolaan MLFF, akan melakukan rekrutmen terhadap pekerja-pekerja yang saat ini dipekerjakan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).
"Jadi program migrasi dari BUJT ke Roatex, dan migrasi dari BUJT ke jenis pekerjaan lain, itu merupakan bagian dari pekerjaan kita di MLFF ini," tutur Danang.