Kumparan Logo

Sistem Coretax Masih Bermasalah, Sri Mulyani Minta Maaf

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan paparan di Kementerian Keuangan RI, Jakarta, Jumat (20/9/2024). Foto: Fakhri Hermansyah/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan paparan di Kementerian Keuangan RI, Jakarta, Jumat (20/9/2024). Foto: Fakhri Hermansyah/ANTARA FOTO

Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta maaf karena sistem perpajakan yang baru, Coretax, masih bermasalah. Untuk memastikan perbaikan berjalan, dia sidak ke beberapa kantor pajak utama seperti @pajakkebayoranbaru1, @pajakpmb, serta @pajakwpbesar untuk mendengarkan masukan dan tantangan yang dihadapi wajib pajak.

Dalam implementasi sebuah sistem yang baru, dia mengaku tidak dapat dipungkiri banyak tantangan yang harus dihadapi. Namun, itu semua merupakan bagian dari perjalanan membangun sistem perpajakan yang lebih terintegrasi, efisien, dan akuntabel.

"Kepada seluruh Wajib Pajak, saya mengucapkan maaf dan terima kasih atas pengertian dan masukan yang diberikan selama masa transisi ini," katanya dikutip dari Instagram @smindrawati, Jumat (24/1).

instagram embed

Dia mengatakan DJP terus berupaya melakukan perbaikan dengan prinsip practical dan pragmatic sehingga kendala yang dihadapi dapat segera teratasi. Sri Mulyani berharap Wajib Pajak terus memberikan dukungan dalam upaya kami menyempurnakan sistem Coretax.

Kepada seluruh jajaran @ditjenpajakri terkhusus rekan-rekan yang berada di garda terdepan, dia juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dedikasi yang diberikan.

"Tetaplah semangat dan lebih proaktif dalam mengatasi berbagai tantangan yang muncul. Ingatlah bahwa tugas kita adalah melayani masyarakat dengan sepenuh hati, menjadikan sistem perpajakan kita sebagai pondasi kokoh bagi pembangunan bangsa," terangnya.