Kumparan Logo

Soal Gaya Hidup Mewah Pejabat, Jokowi: Rakyat Pantas Kecewa

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
21
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Jokowi makan durian di Kawasan IKN Nusantara, Kalimantan Timur, Kamis (24/2/2023).  Foto: Rusman/Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Jokowi makan durian di Kawasan IKN Nusantara, Kalimantan Timur, Kamis (24/2/2023). Foto: Rusman/Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden Jokowi turut menyoroti kasus pejabat Kemenkeu yang viral belakangan. Teranyar 2 pejabat di Kemenkeu, Rafael Alun Sambodo dan Eko Darmanto jadi sorotan karena hartanya.

Pejabat pajak dan Bea Cukai ini tersorot setelah anak Rafael Alun, Mario Dandy Satriyo tersandung kasus penganiayaan. Ia kemudian diketahui kerap pamer harta di sosial media. Begitu pula dengan Eko Darmanto yang diketahui pamer harta.

video youtube embed

Menurut Jokowi, rakyat pantas kecewa atas kasus yang viral belakangan ini. Atas dasar itu, dia mengingatkan agar para pejabat, termasuk aparat hukum agar betul-betul menjaga birokrasi.

"Dari komentar-komentar yang saya baca baik di lapangan maupun di media sosial karena peristiwa di Pajak dan di Bea Cukai, saya tahu betul, mengikuti kekecewaan masyarakat terhadap aparat kita, terhadap pemerintah," ujar Jokowi di Istana Negara, Kamis (2/3).

embed from external kumparan

"Dan hati-hati tidak hanya urusan Pajak dan Bea Cukai, ada kepolisian dan juga aparat hukum lainnya, ada birokrasi yang lainnya. Dan kalo seperti itu ya kalau menurut saya ya pantas rakyat kecewa," tegas Jokowi.

Jokowi menekankan agar para aparatur sipil negara mengutamakan pelayanan terhadap masyarakat. "Yang berkaitan dengan aparatur sipil negara dan reformasi birokrasi, inti reformasi birokrasi itu adalah rakyat terlayani. Rakyat terlayani dengan baik, secara efektif dan akuntabel," tuturnya.

Jokowi mengingatkan agar para menteri mengingatkan jajaran di bawahnya untuk tidak mempertontonkan gaya hidup hedon. Dia meminta agar perilaku seperti itu dibenahi.

"Saya minta pada seluruh menteri dan kepala lembaga untuk mendisiplinkan aparat di bawahnya," pungkas Jokowi.