Kumparan Logo

Sosok Mantan Dirut BNI Syariah di Mata Anggito Abimanyu

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Dirjen Haji Kementerian Agama, Anggito Abimanyu. (Foto: www.kemenag.go.id)
zoom-in-whitePerbesar
Dirjen Haji Kementerian Agama, Anggito Abimanyu. (Foto: www.kemenag.go.id)

BNI Syariah telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk Tahun Buku 2016 yang digelar di Jakarta kemarin, Kamis (23/3).

Hasil keputusannya adalah perseroan menyetujui perubahan Manajemen BNI Syariah, salah satunya mengakhiri masa tugas Imam Teguh Saptono sebagai Direktur Utama dan Kukuh Rahardjo sebagai Direktur Bisnis Konsumer BNI Syariah.

Sebagai gantinya, RUPS mengangkat Abdullah Firman Wibowo sebagai Direktur Utama dan Dhias Widhiyati sebagai Direktur, di mana keduanya efektif setelah mendapat persetujuan dari OJK.

Mantan Direktur Jenderal Haji dan Umroh Kementerian Agama Anggito Abimanyu punya kesan-kesan tersendiri terhadap sosok Imam. Menurutnya, Imam telah membawa BNI Syariah (BNIS) menjadi salah satu bank syariah terbaik.

"Saya mengenal Pak Imam selama saya mendapatkan amanah di Haji tahun 2012-2014. Di bawah Pak Dino (mantan Dirut BNI Syariah sebelum Imam) dan Pak Imam, BNIS adalah bank pengelola haji terbaik," ujar dia kepada kumparan (kumparan.com), Jumat (23/3).

Dirut BNI Syariah Imam Teguh Saptono (Foto: bnisyariah.co.id)
zoom-in-whitePerbesar
Dirut BNI Syariah Imam Teguh Saptono (Foto: bnisyariah.co.id)

Anggito yang juga ekonom itu menjelaskan, BNI Syariah merupakan salah satu bank yang mampu mengelola dana haji dengan baik.

"Pak Imam adalah orang pertama yang memberikan apresiasi kepada saya atas hijrah dana haji ke Bank Syariah. BNIS adalah bank pertama yang mengelola dana haji yang dihijrahkan dari bank konvensional secara penuh," tuturnya.

Selain itu, Anggito mengungkapkan, BNIS juga menjadi bank pertama yang menginisiasi pemanfaatan rupiah untuk petugas haji.

Menurut Anggito, Imam sangat militan menegakkan ekonomi umat lewat kampanye amnesti ruba syariah dan wakaf umat. Dia, kata Anggito, mendoronng penyelesaian berbagai akad tranksasi perumahan syariah.

"Kalau saya tahu bahwa beliau akan diganti di BNIS, saya yakin beliau pantas menjadi pengurus BPKH (Balai Pemantapan Kawasan Hutan) atau KS212 (Koperasi Syariah 212). Pertemuan kami di BNIS minggu yang lalu menjadi saksi bahwa beliau tetap konsisten di jalan ekonomi umat. Insyaallah ada tempat yang lebih baik untuk pengabdian Pak Imam," pungkasnya.