Kumparan Logo

Sosok Putra Siregar, Youtuber yang Ditangkap Bea Cukai karena Jual Ponsel Ilegal

kumparanBISNISverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemilik PS Store, Putra Siregar. Foto: Instagram/@putrasiregarr17
zoom-in-whitePerbesar
Pemilik PS Store, Putra Siregar. Foto: Instagram/@putrasiregarr17

Nama Putra Siregar, pemilik PS Store, mendadak ramai diperbincangkan di jagat maya setelah Bea Cukai kanwil DKI Jakarta menemukan dugaan perdagangan smartphone ilegal pada Selasa (28/7). Pria yang tahun ini memasuki usia 25 tahun ini sudah bertahun-tahun menjual berbisnis ponsel.

Ia dikenal karena menjual smartphone dengan harga yang murah. Pusat penjualan PS Store sendiri berada di Condet, Jakarta Timur. Berdasarkan informasi dari Profil Facebook Putra Siregar, ia merupakan alumni Universitas Sumatera Utara, Medan.

Putra Siregar juga kerap melakukan aktivitas bersama artis-artis papan atas Indonesia seperti Raffi Ahmad, Anji, Atta Halilintar, hingga Baim Wong. Bahkan Ketua MPR Bambang Soesatyo juga terlihat berfoto dengannya.

Pemilik PS Store, Putra Siregar. Foto: Instagram/@putrasiregarr17

Youtuber asal Batam ini berencana kurban 350 hewan kurban di seluruh Indonesia bertepatan pada Hari Raya Idul Adha, 31 Juli 2020 mendatang. Jumlah hewan kurban ini rencananya bakal memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

Kurban ini sebagai bentuk kepedulian pengusaha muda ini kepada masyarakat yang kurang mampu ataupun sesama. Putra Siregar selama ini dikenal sebagai pengusaha muda yang sukses yang berangkat dari nol.

Pemilik PS Store, Putra Siregar. Foto: Instagram/@putrasiregarr17

Putra Siregar pernah menjadi seorang pengamen, sales parfum keliling, dan pedagang handphone second di Batam. Hingga kini ia memiliki ratusan karyawan di seluruh Indonesia.

Selain itu, untuk meningkatkan penjualan, ia juga kerap membayar influencer selebgram seperti Sarah Keihl, hingga Anya Geraldine. Mengutip batamnews.co.id, ia mengaku pada usia sekitar 10 tahun hingga 11 tahun sudah berusaha banting tulang. Hidup di jalanan tak menyurutkan niatnya untuk terus bersekolah.

kumparan post embed

Putra sempat memposting sekitar dua jam yang lalu melalui akun Facebooknya. Ia mengatakan akan live setelah salat ashar.

“Hikmahnya yang sayang makin sayang

Pembenci semoga mendapatkan hidayah 🤲

Yuk saudaraku jangan berhenti untuk berbagi dan bermanfaat

Habis Shalat Ashar Live real No SETTINGAN,” tulisnya.