Kumparan Logo

Sri Mulyani Ingatkan Filantropi Muslim: Wakaf Tak Hanya Berupa Tanah Masjid

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengingatkan kepada para filantropi muslim bahwa wakaf tak hanya berupa tanah dan bangunan untuk masjid atau pesantren. Menurutnya, filantropi Islam bisa mewakafkan uang untuk program sosial masyarakat.

Sri Mulyani menambahkan, selama ini banyak orang yang mewakafkan properti saja. Padahal ada wakaf lain yang bisa disumbangkan para filantropi Islam.

"Di Indonesia wakaf telah berkembang dengan sangat baik, tapi umumnya masih berupa properti tanah dan bangunan untuk kepentingan umat seperti Masjid, Madrasah, pesantren dan pemakaman," ujar Sri Mulyani dalam Peluncuran Gerakan Wakaf Uang secara virtual, Senin (25/1).

Menteri Keuangan Sri Mulyani saat penyampaian SPT elektronik di Kantor Dirjen Pajak, Jakarta, Selasa (10/3). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Ia pun mencontohkan salah satu program sosial syariah untuk penyaluran wakaf, yaitu surat utang syariah atau Sukuk. Sukuk merupakan instrumen baru untuk membiayai berbagai program sosial.

"Sebuah instrumen baru dari Kementerian Keuangan di mana imbal hasil wakaf untuk kepentingan sosial," katanya.

Mantan Direktur Bank Dunia ini menjelaskan, dalam beberapa tahun terakhir para pemangku kepentingan telah berupaya mengembangkan wakaf untuk dikelola lebih produktif dan profesional.

Sri Mulyani menyebut, salah satu upaya pemerintah dalam mengembangkan ekonomi syariah yaitu dengan membentuk Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).

kumparan post embed

Lembaga ini diharapkan mampu mendorong perluasan ekonomi syariah dengan lebih cepat. Menurutnya, ekonomi syariah memiliki potensi yang besar dalam mengatasi masalah sosial seperti kemiskinan.

Sementara itu Ketua Harian KNEKS sekaligus Wakil Presiden, Ma'ruf Amin menambahkan, ekonomi syariah akan difokuskan dalam empat hal, yaitu pengembangan industri produk halal, pengembangan industri keuangan syariah, pengembangan dana sosial syariah, dan pengembangan dan perluasan kegiatan usaha syariah.

"Sesuai dengan arahan Bapak Presiden pengembangan ekonomi syariah difokuskan pada empat hal," katanya.

***

Saksikan video menarik di bawah ini.