Kumparan Logo

Sri Mulyani Revisi Target Pertumbuhan Ekonomi 2021 Jadi 5,3 Persen

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Keuangan Sri Mulyani memaparkan realisasi APBN 2020 di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (19/2). Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Keuangan Sri Mulyani memaparkan realisasi APBN 2020 di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (19/2). Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan

Menteri Keuangan Sri Mulyani merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang tahun ini menjadi di rentang 4,3 persen hingga 5,3 persen.

Sebelumnya, dalam APBN 2021 yang sudah pernah dipaparkan, dirinya memperkirakan laju pertumbuhan ekonomi tahun ini di kisaran 4,5 persen hingga 5,5 persen.

"Jadi sekarang range-nya agak bergeser, tapi poin estimasi kita tetap masih ada di level 5 persen," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers Dewas dan Direksi Lembaga Pengelola Investasi (LPI) secara virtual, Selasa (16/2).

Warga beraktivitas di rumahnya berlatar belakang hunian bertingkat di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Sabtu (9/5/2020). Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Meskipun proyeksi pertumbuhan ekonomi sedikit bergeser lebih rendah, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini optimistis pertumbuhan ekonomi tiap kuartal di tahun ini bisa dikejar dengan baik dibandingkan periode tahun lalu.

Menurutnya, sudah ada akselerasi pertumbuhan ekonomi pada bulan lalu meski ada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Akselerasi ini akan terus dilakukan hingga bulan depan agar laporan pertumbuhan ekonomi kuartal I 2021 lebih baik secara kuartalan atau tahunan.

"Dengan kuartal I (nantinya) yang cukup solid, kita akan jaga supaya di kuartal II dan 9II 2021 ini rebound, akselerasinya semakin tinggi," terangnya.