Sri Mulyani Sebut Harga Rumah Tinggi, Lebih Baik Apartemen?

9 Juli 2022 14:08
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Foto udara gedung apartemen dan perumahan mewah di atas mal di Jakarta. Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Foto udara gedung apartemen dan perumahan mewah di atas mal di Jakarta. Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meramal, masyarakat akan kesulitan memiliki murah di tengah tren kenaikan suku bunga acuan. Pasalnya, kenaikan suku bunga acuan akan berpengaruh terhadap suku bunga bank kredit, termasuk suku bunga kepemilikan rumah (KPR).
ADVERTISEMENT
"Untuk membeli rumah 15 tahun mencicil di awal berat, suku bunga dulu, principal-nya di belakang. Itu karena dengan harga rumah tersebut dan interest rate sekarang harus diwaspadai, karena cenderung naik dengan inflasi tinggi," jelas Menkeu, dalam pembukaan Securitization Summit 2022, Rabu (6/7).
Menanggapi hal tersebut, perencana keuangan Advisors Alliance Group Indonesia, Andy Nugroho mengatakan, orang cenderung sulit untuk beli rumah, lantaran harga cash-nya yang relatif mahal. Sementara itu, ketika hendak membeli dengan cara mencicil, orang tersebut perlu membayar uang muka atau down payment (DP) yang besarnya sekitar 20 persen dari harga rumah.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Selain itu, kenaikan harga rumah juga bisa jauh lebih tinggi persentasenya dibanding dengan persentase kenaikan pendapatan," kata Andy ketika dihubungi kumparan, Sabtu (9/7).
ADVERTISEMENT
Di tengah tren suku bunga yang tinggi, Andy mengatakan, apartemen bisa menjadi solusi untuk masyarakat yang ingin memiliki hunian di Jakarta. Apalagi dengan kehadiran apartemen subsidi.
Menurut dia, apartemen subsidi menjadi pilihan terbaik. Sebab, harga properti yang ditawarkan relatif terjangkau. "Namun letaknya masih dekat tempat kerja, dan akses masuk ke hunian memadai," sambung Andy.
"KPR merupakan salah satu solusi apabila kita ingin punya rumah atau apartemen namun belum punya dana cash sebesar harga rumah tersebut," pungkas dia.