Kumparan Logo

Sri Mulyani Siapkan Anggaran untuk Dua Badan yang Baru Dibentuk

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (tengah) bersiap mengikuti rapat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (19/3/2025). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (tengah) bersiap mengikuti rapat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (19/3/2025). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO

Menteri Keuangan Sri Mulyani tengah menyiapkan anggaran untuk dua badan yang baru saja dibentuk. Presiden Prabowo Subianto membentuk dua badan baru dalam pemerintahannya, yakni Badan Otorita Badan Otorita Pengelola Pantura dan Badan Industri Mineral.

“Ya kalau badan baru terbentuk dipenuhi nanti. Ya kalau sudah dibentuk pasti nanti ada turunannya,” kata Sri Mulyani di Istana Negara, Jakarta Pusat pada Senin (25/8).

Terkait Badan Otorita Badan Otorita Pengelola Pantura, pembentukan badan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden nomor 76/P/Tahun 2025.

Prabowo menunjuk Wakil Menteri KKP Didit Heriawan untuk menjabat sebagai Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara. Sementara, Darwin Trisna Jawaitana dan Suhajar Diantoro ditunjuk sebagai wakilnya.

instagram embed

Mensesneg Prasetyo Hadi juga sudah menjelaskan badan baru tersebut dibentuk berkenaan dengan pembangunan Giant Sea Wall atau Tanggul Pantai Utara Jawa.

Sementara itu, untuk Badan Industri Mineral, badan tersebut ditugaskan untuk mengelola material strategis yang penting bagi industri pertahanan. Untuk badan tersebut, Prabowo melantik Mendiktisaintek Brian Yuliarto untuk menjabat sebagai kepala.

“Badan ini nantinya mengelola industri material strategis yang terkait untuk industri pertahanan, karena material strategis ini cukup penting untuk kedaulatan bangsa, juga diharapkan bisa meningkatkan ekonomi kita,” kata Brian di depan awak media.

Material yang dimaksud mencakup mineral logam tanah jarang dan mineral radioaktif. Brian menyebut pengelolaan kedua mineral tersebut akan menjadi bagian penting dalam mendukung kemandirian industri nasional.