Sri Mulyani: Tak Bisa Dihindari, Subsidi BBM Masih Akan Dinikmati Orang Kaya
·waktu baca 2 menit

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut subsidi BBM di Indonesia masih akan terus dinikmati oleh orang kaya. Sebab, skema subsidi yang dijalankan pemerintah masih berdasarkan komoditas atau terbuka, belum skema tertutup untuk individu yang membutuhkan.
"Dana subsidi memang masih akan dinikmati oleh orang yang punya mobil. Jadi subsidi melalui komoditas seperti BBM tidak bisa dihindarkan, dinikmati kelompok miliki kendaraan yang konsumsi subsidi tersebut," ujar Sri Mulyani saat konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Sabtu (3/9).
Namun untuk menciptakan keadilan di masyarakat, pemerintah memberikan bantuan kepada 40 persen kelompok menengah ke bawah. Secara keseluruhan, pemerintah menyiapkan tambahan anggaran Rp 24,17 triliun bansos untuk menjaga daya beli masyarakat atas kenaikan harga BBM subsidi.
Secara rinci, bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp 12,4 triliun untuk 20,6 juta penerima, bantuan gaji pekerja Rp 9,6 triliun, dan Rp 2,17 triliun dari pemda untuk membantu sektor transportasi.
"Tadi oleh Bu Risma 20,67 juta itu adalah 30 persen masyarakat termiskin dan dari Ibu Menaker untuk 16 juta itu kira-kira bisa cover hampir mendekati 50 persen masyarakat yang dalam posisi ekonomi terbawah. Itulah yang disebut 24,17 juta adalah untuk mereka," tuturnya.
Per hari ini, pemerintah resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi hari ini, Sabtu (3/9). Hal ini dilakukan pemerintah lantaran anggaran subsidi dan kompensasi energi tahun 2022 mengalami pembengkakan dari Rp 152,5 triliun menjadi Rp 502,4 triliun.
Sri Mulyani mengatakan, terdapat kenaikan harga minyak sebesar USD 95 hingga 100 per barel. Hal ini tentunya membuat jumlah subsidi BBM dan listrik ikut melambung tinggi mencapai Rp 647 sampai 653 triliun.
"Kenaikan harga BBM USD 100 atau bahkan kalau turun USD 95, maka jumlah subsidi BBM dan listrik masih sebesar Rp 647 triliun atau Rp 653 triliun. Kalau harga menurun sedikit seperti sekarang sampai Desember," tambahnya.
