Kumparan Logo

Sri Mulyani Ungkap Kemenkeu Hemat Rp 1,56 T Berkat Pangkas Anggaran Rapat

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan keterangan pers terkait pertemuan ASEAN Tingkat Menteri Keuangan dan Menteri Kesehatan (AFHMM) di Jakarta, Kamis (24/8) Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan keterangan pers terkait pertemuan ASEAN Tingkat Menteri Keuangan dan Menteri Kesehatan (AFHMM) di Jakarta, Kamis (24/8) Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut pihaknya berhasil menghemat anggaran hingga Rp 1,56 triliun sepanjang 2020 hingga 2022 berkat digitalisasi.

"Sebagai langkah efisiensi dan kalkulasi yang kita kendalikan, maka spending di Kementerian Keuangan menjadi lebih baik," kata Sri Mulyani Indrawati dalam Rapat Komisi XI DPR RI, Rabu (30/8).

Bendahara negara tersebut mengungkapkan pihaknya melakukan penghematan Rp 290 miliar. Dengan cara mengurangi anggaran rapat hingga biaya konsumsi.

"Kalau dulu selalu meeting berarti ada ruangan, menggunakan AC dan ada konsumsi, sekarang kita bisa melakukan meeting secara sangat efisien namun tetap partisipasinya tinggi," terang Jokowi.

Kemudian melakukan pengendalian belanja birokrasi yang menghemat Rp 501,51 miliar. Konsolidasi pengadaan laptop dan pelaksanaan kebijakan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) menghemat Rp 140,83 miliar.

embed from external kumparan

Selanjutnya pembayaran belanja pegawai termasuk gaji yang diadministrasikan secara terpusat berhasil menghemat Rp 4,81 miliar.

"Kita melakukan negatif growth karena kita mengantisipasi dan merespons penggunaan teknologi digital yang makin banyak. Sehingga tidak terjadi orang-orang yang misallocated atau menjadi menganggur tapi tetap bekerja, ini akan menimbulkan dampak yang tidak baik," ungkapnya.

Lebih lanjut, Sri Mulyani bilang Kemenkeu berhasil menghemat Rp 95,30 miliar anggaran penanganan pandemi. Berkat terkendalinya pandemi COVID-19 di Jakarta.

Adapun, total belanja Kemenkeu sepanjang 2022 tembus Rp 75,90 triliun atau setara dengan 97,81 persen dari pagu APBN. Dengan rincian belanja pegawai Rp 21,96 triliun, belanja barang Rp 51,57 triliun, dan belanja modal Rp 2,37 triliun.