Kumparan Logo

Sritex Bubar, Jateng Siapkan Badan Latihan Kerja agar Pengangguran Tak Naik

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Buruh dan karyawan mendengarkan pidato dari direksi perusahaan di Pabrik Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) di Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (28/2/2025). Foto: ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha
zoom-in-whitePerbesar
Buruh dan karyawan mendengarkan pidato dari direksi perusahaan di Pabrik Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) di Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (28/2/2025). Foto: ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi buka suara terkait ribuan karyawan PT Sri Isman Rejeki Tbk (Sritex) yang melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal karena pailit.

Mantan Kapolresta Surakarta ini menegaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk mengatasi masalah PT Sritex.

“Nanti kita vokasi. Jadi artinya kita akan siapkan BLK (Badan Latihan Kerja). Saya sudah koordinasi dengan tingkat kementerian untuk kita lakukan penanganan,” ujar Luthfi usai bertemu Presiden ke-7 Jokowi bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Jumat (28/2).

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi buka suara terkait ribuan karyawan PT Sritex yang melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PKH) massal karena pailit. Foto: Dok. Istimewa

Dia menyebut karyawan yang terkena PKH juga akan ditampung ke perusahaan lainnya di Jateng.

“Mereka yang terkena PHK akan ditampung perusahaan lain di Jateng yang mungkin membutuhkan,” katanya.

Dia menambahkan dari pelatihan BLK tersebut mereka bisa bekerja di perusahaan lain. Dengan demikian PHK PT Sritex ini tidak menambah pengangguran di Jateng.

“Kita tampung (PHK Sritex) sehingga Jateng tidak terlalu banyak yang terkait dengan pengangguran,” pungkasnya.

instagram embed