Kumparan Logo

Sriwijaya Air Tambah 10 Pesawat Jenis Boeing 737-800

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sriwijaya Air (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Sriwijaya Air (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

PT Sriwijaya Air Group bakal menambah jumlah armadanya. Pesawat tambahan ini akan segera dioperasikan 2018 mendatang.

Perkembangan industri pariwisata dan penerbangan di Indonesia terus merangkak naik. Hal ini terlihat dari makin bertambahnya rute penerbangan domestik yang menjangkau pelosok Indonesia.

Salah satu maskapai swasta yang belum lama ini menambah rute penerbangannya adalah Sriwijaya Air. Sejak 2016, Sriwijaya Air telah melayani rute penerbangan langsung Jakarta-Silangit. Rute baru ini dibuka sehubungan dengan peresmian bandara Silangit sebagai bandara internasional pada Jumat (24/11).

“Potensi Silangit luar biasa,” ujar Chandra Lie, Presiden & CEO PT Sriwijaya Air Group kepada kumparan (kumparan.com) saat ditemui di Bandara Internasional Silangit, Siborong-Borong, Tapanuli Utara, Jumat (24/11).

“Sekarang menerbangkan 1.014 kali dari awal 23 Oktober, dua cancel karena cuaca. Tapi yakin ke depannya bisa kembangkan dari daerah wisata lain seperti Bandung, Yogyakarta, di sini banyak pelajarnya,” sambungnya lagi.

Selain itu, Sriwijaya Air juga baru saja membuka rute Jakarta-Ketapang sejak 26 Oktober 2017. Ditutur Chandra, pihaknya menargetkan mampu melayani 1,2 juta penumpang pada 2018 mendatang.

“Rencana paling banyak membawa turis China ke Bali, ke depannya terus kembangkan dari negara lain,” ujarnya.

Demi mencapai ambisi ini, Sriwijaya Air segera menambah 10 pesawat tahun depan. “Sesuai kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM), kita akan tambah 10 pesawat. 40 set kru SDM, pesawat nambah 10, sekarang punya 60,” papar Chandra.

Jenis pesawat yang akan ditambah Sriwijaya Air adalah Boeing 737-800 yang mampu mengangkut 80 hingga 180 penumpang.

“Kita masukkan pesawat propiler, untuk mendukung program pemerintah dengan menjahit kepulauan Indonesia dengan pesawat ATR. Banyak sekali yang kita buka. Barusan empat rute, yaitu Semarang, Ketapang, Pontianak, Bandung,” tutupnya.