Kumparan Logo

Stafsus Sri Mulyani soal Hartanya Rp 19 M: Keluar PNS dari 2010, Kerja Wirausaha

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
Stafsus Menkeu Yustinus Prastowo. Foto: Nicha Muslimawati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Stafsus Menkeu Yustinus Prastowo. Foto: Nicha Muslimawati/kumparan

Staf Khusus Menkeu Sri Mulyani, Yustinus Prastowo, memberikan klarifikasi soal total harta kekayaannya. Total pundi-pundi milik juru bicara Menkeu itu turut diungkit-ungkit imbas viralnya salah satu pejabat di Ditjen Pajak, Rafael Alun Sambodo, punya harta mencapai Rp 56 miliar.

Harta Rafael ini jadi sorotan setelah anaknya, Mario Dandy Satriyo tersandung kasus penganiayaan. Ia juga kedapatan kerap memamerkan kendaraan mewah di media sosial.

Menjawab soal hartanya turut dibawa-bawa, Prastowo menegaskan telah keluar dari PNS sejak tahun 2010. Setelah itu, ia kemudian berwirausaha dan kerja swasta.

"Saya sudah keluar dari PNS dari 2010. Dan saya bekerja di swasta. Dan saya baru melapor lagi 2021 karena menjadi staf khusus," ujar Prastowo pada Jumat (24/2).

"Jadi selama 10 tahun itu saya bekerja wirausaha, bekerja di swasta, dan itu yang saya akumulasikan dilaporkan (ke LHKPN) sekarang," sambungnya.

embed from external kumparan

Ia menegaskan tujuan melaporkan seluruh harta kekayaan adalah untuk transparansi. Prastowo juga memastikan terbuka dan taat bayar pajak.

"Justru karena ingin transparan, saya laporkan semuanya. Jujur dan sudah bayar pajak semuanya. Jadi kita tidak ada persoalan dengan itu. Saya membuktikan," tegasnya.

Peningkatan total harta Prastowo dalam kurun 10 tahun disorot di media sosial. Pada 2011, hartanya tercatat sebesar Rp 879,37 juta. Kemudian pada 2021 nilai kekayaannya adalah sebesar Rp 19,3 miliar.

embed from external kumparan