Kumparan Logo

Startup Cakap Bekali Upskilling Calon Tenaga Kerja Industri

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Siswa calon tenaga kerja industry saat mengakses materi belajar melalui ponsel. Foto: Dok. Cakap
zoom-in-whitePerbesar
Siswa calon tenaga kerja industry saat mengakses materi belajar melalui ponsel. Foto: Dok. Cakap

Startup Edtech Cakap melakukan serangkaian pelatihan soft skill Effective Teamwork bagi 100 calon pekerja di Balai Diklat Industri (BDI) Jakarta. Calon pekerja itu berasal dari industri pakaian jadi (garmen) di dua wilayah, yakni Tangerang dan Sukabumi.

Selama ini Cakap sebagai platform edtech, turut memberikan upskilling pada calon tenaga kerja, baik dari sisi bahasa maupun keterampilan lain termasuk soft skills seperti komunikasi. Sektor industri menjadi salah satu andalan dalam pemulihan ekonomi pasca-pandemi Covid-19.

Namun tantangannya adalah dalam mempersiapkan tenaga kerja baru yang berdaya saing tinggi. Sehingga Indonesia sebagai negara dengan ekonomi terbesar di regional Asean, tidak boleh kalah dengan mempersiapkan SDM terbaik, salah satunya melalui peningkatan kapasitas dan kapabilitas melalui upskilling.

Pelatihan ini merupakan upaya Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui balai diklat yang dimilikinya, untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia yang siap diserap industri namun juga memiliki daya saing yang baik.

Fasilitator dari Edtech Cakap memberi pendampingan siswa saat akan mengunduh materi pelatihan/kursus dari gawai. Foto: Dok. Cakap

“Pelatihan offline akan membuat calon pekerja merasa tidak canggung saat memasuki industri. Kami juga berharap pelatihan soft skills seperti ini akan memperkecil celah atau gap antara syarat yang ditetapkan industri dan keterampilan yang dimiliki calon pekerja” ujar Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri Kementerian Perindustrian (BPSDMI Kemenperin), Arus Gunawan dalam keterangannya, Selasa (8/11).

Didukung oleh Program Kartu Prakerja, pelatihan ini dilakukan secara offline di BDI Jakarta dan online oleh siswa dari enam balai daerah, yakni BDI Medan, BDI Padang, BDI Yogyakarta, BDI Surabaya, BDI Denpasar dan BDI Makassar.

Secara keseluruhan terdapat sedikitnya 200 peserta yang mengikuti pelatihan, yang bertujuan meningkatkan pekerja industri agar dapat “naik kelas” melalui berbagai pelatihan.

Wira Franzdes Simarmata, Pengajar Cakap saat memberi pelatihan komunikasi efektif dalam tim. Foto: Dok. Cakap

“Selama dua setengah tahun sudah sekitar 514 kabupaten/kota yang sudah mengikuti pelatihan prakerja. Seiring terkendalinya pandemi Covid-19, ke depannya kami akan berharap untuk memperbanyak pelatihan offline,” ujar Direktur Kemitraan, Komunikasi dan Pengembangan Ekosistem MPP Kartu Prakerja, Kurniasih Suditomo.

Wira Franzdes Simarmata, pemateri dari Edtech Cakap menyebut, pembekalan calon tenaga kerja baik hard maupun soft skills, mutlak diperlukan. “Soal komunikasi dalam tim, mereka kan tidak akan mungkin bekerja sendiri, begitu juga bagaimana cara penyelesaian konflik, ini dibutuhkan apalagi bagi SDM usia muda yang baru memasuki dunia kerja,” ujar Wira dalam keterangannya, Selasa (8/11).