Bisnis
·
15 Oktober 2021 11:37
·
waktu baca 2 menit

Subholding Krakatau Steel Laba Rp 367 Miliar per September 2021

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Subholding Krakatau Steel Laba Rp 367 Miliar per September 2021 (51627)
searchPerbesar
Menteri BUMN Erick Thohir (kedua kiri) saat melakukan kunjungan kerja ke PT Krakatau Steel (Persero) Tbk di Cilegon, Banten, Selasa (13/7/2021). Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO
Subholding Krakatau Steel bernama PT Krakatau Sarana Infrastruktur (KSI) berhasil mencatatkan laba Rp 367 miliar per September 2021 secara konsolidasi. Sedangkan angka penjualan mencapai Rp 2,8 triliun, meningkat dibandingkan periode sama tahun 2020 yang sebesar Rp 2,4 triliun.
ADVERTISEMENT
Krakatau Sarana Infrastruktur merupakan Subholding milik PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) yang dibentuk Juni 2021. Adapun perusahaan yang tergabung dalam subholding ini adalah PT Krakatau Daya Listrik (PT KDL), PT Krakatau Tirta Industri (PT KTI), dan PT Krakatau Bandar Samudera (PT KBS).
“Sampai dengan kuartal III 2021 Krakatau Sarana Infrastruktur berhasil meningkatkan angka penjualan sebesar 16,6 persen, ini tren yang baik, terus meningkat setiap tahunnya,” jelas Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim dalam keterangan tertulis, Jumat (15/10).
Krakatau Sarana Infrastruktur merupakan perusahaan yang bergerak di bidang layanan kawasan industri terintegrasi dengan empat bisnis utama yang terdiri dari kawasan industri, penyediaan energi, penyediaan air industri, dan pelabuhan.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Pendapatan Krakatau Sarana Infrastruktur hingga September 2021 berasal dari bisnis kepelabuhanan yang pendapatannya mencapai nilai Rp 1,2 triliun, kemudian bisnis ketenagalistrikan dengan nilai pendapatan sebesar Rp 600 miliar, bisnis air industri sebesar Rp 556 miliar, dan bisnis kawasan industri sebesar Rp 383 miliar.
Subholding Krakatau Steel Laba Rp 367 Miliar per September 2021 (51628)
searchPerbesar
Direktur Utama PT. Krakatau Steel, Silmy Karim ketika mengunjungi kantor kumparan. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
“Dengan terus meningkatnya pendapatan Krakatau Sarana Infrastruktur, artinya prospek bisnis Krakatau Sarana Infrastruktur sangat menjanjikan. Kami memproyeksikan lima tahun mendatang pendapatan Krakatau Sarana Infrastruktur dapat mencapai nilai Rp 7,8 triliun per tahunnya” tambah Silmy.
ADVERTISEMENT
Proses pemilihan minta strategis Krakatau Sarana Infrastruktur akan segera memasuki tahap Final Binding Offer dari para calon mitra strategis. Tahapan due dilligence yang saat ini sedang dilakukan oleh konsorsium INA, konsorsium PPA-Danareksa, dan konsorsium SMI-IIF minggu ini memasuki tahap akhir.
“Krakatau Steel masih memiliki beberapa rencana strategis ke depan. Kami konsisten dalam mengeksekusi rencana-rencana strategis guna perbaikan kinerja Krakatau Steel secara konsolidasi,” imbuh Silmy.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020