Sudah Bina 930 Desa di Seluruh Indonesia, Astra: Kita Ingin Mereka Naik Kelas!
ยทwaktu baca 2 menit

PT Astra International Tbk (ASII) melanjutkan komitmennya untuk mengembangkan desa binaan yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Saat ini Astra memiliki 930 desa binaan yang diberi nama Desa Sejahtera Astra (DSA).
Chief of Corporate Affairs Astra, Riza Deliansyah mengatakan fokus dari program DSA adalah meningkatkan ekonomi masyarakat dan mengembangkan kapasitas produk unggulan desa melalui empat cluster produk, yaitu cluster perikanan, cluster pertanian, cluster kopi, serta cluster gugus kriya.
"Sebenarnya kopi Indonesia luar biasa. Namun seringkali mereka itu pelatihannya kurang, atau pasarnya yang terbatas. Astra ada kerjasama dengan Kementerian Perdagangan, beberapa atase, beberapa duta besar. Itu kita buka jadi mereka bisa langsung ekspor," kata Riza kepada awak media di Makassar, Jumat (12/8).
Menurut Riza, saat ini tugas Astra adalah membuat desa-desa di Indonesia menjadi naik kelas. Meskipun Astra tidak mendapatkan keuntungan secara langsung.
"Tugas kita membuat desa desa naik kelas. Bagi Astra, sebenernya tidak ada untung apa-apa secara langsung. Tapi memberikan peningkatan pendapatan bagi mereka suatu kebahagiaan bagi kami, melihat bahwa ternyata dari dana CSR Astra ini bermanfaat bagi masyarakat," jelas dia.
Melalui program DSA, Astra telah mendukung terciptanya kebermanfaatan di masyarakat seperti pembukaan lapangan kerja baru bagi 19.190 orang, peningkatan pendapatan rata-rata sebesar 88 persen. Serta mendukung terciptanya ekspor 94 jenis produk unggulan dari 232 desa dengan total nilai transaksi sebesar Rp 22,57 miliar sejak akhir tahun 2019 hingga Juli 2022.
Adapun negara-negara tujuan ekspor produk unggulan DSA di antaranya Amerika Serikat, Jerman, Belanda, Prancis, Inggris, Australia, India, Pakistan, Uni Emirat Arab, Yordania, Yaman, Jepang, Cina, dan Malaysia.
Astra percaya bahwa produk unggulan DSA memiliki kualitas dan daya saing untuk menembus pasar internasional, sehingga produk tersebut dapat menjadi produk kebanggaan Indonesia yang berkontribusi terhadap peningkatan nilai ekspor nasional dan mendorong pemulihan serta pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya di tingkat UMKM.
Dalam mengembangkan DSA, Riza mengaku, dirinya ditantang oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani untuk membina 3.000 desa. "Kita ditargetkan angkanya 3.000. Bu Sri Mulyani itu ngomong Astra itu harus 3.000," ungkap dia.
Meski demikian, Riza mengaku pihaknya ragu untuk mencapai target tersebut. Pasalnya, menurut dia, sangat sulit menemukan desa yang memiliki potensi nilai jual. "Tahun ini kita target 1.000," imbuhnya.
"Semangat Astra dalam mengembangkan produk unggulan DSA untuk menembus pasar luar negeri sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa dan mendukung Sustainable Development Goals Indonesia," pungkas dia.
