Survei Indikator: Perempuan Lebih Taat Bayar Pajak
·waktu baca 2 menit

Indikator Politik Indonesia mencatat wajib pajak perempuan yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) lebih taat melaporkan SPT Pajak dan membayar pajak ketimbang wajib pajak laki-laki yang memiliki NPWP. Hasil survei tersebut dilakukan kepada 1.246 responden terpilih melalui wawancara telepon pada periode 9-12 Juli 2022.
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengungkapkan hanya ada 27,5 persen responden dari 1.246 orang yang memiliki NPWP. Sementara itu, dari 27,5 persen yang mengaku memiliki NPWP, 31 persen dimiliki oleh wajib pajak laki-laki dan 23,9 persen dimiliki oleh wajib pajak perempuan.
Walaupun jumlah kepemilikan NPWP didominasi oleh laki-laki, Ia menilai kelompok perempuan lebih taat untuk melaporkan SPT pajak dan membayar pajak lebih besar. Pada kelompok perempuan, sebanyak 55,4 persen melaporkan SPT pajak, sedangkan laki-laki hanya 50,1 persen.
Burhanuddin mengungkapkan, sebanyak 70,5 persen kelompok perempuan yang memiliki NPWP membayar pajak, sedangkan laki-laki hanya 56,7 persen.
"Perempuan meskipun memiliki NPWP yang lebih sedikit dibanding laki-laki, tapi ketaatan menyampaikan SPT lebih tinggi dan membayar pajak lebih tinggi. Jadi perempuan lebih patuh," ungkap Burhanuddin dalam Rilis Indikator: Persepsi dan Kepatuhan Publik Membayar Pajak, Minggu (31/7).
Tidak hanya gender, Indikator Politik Indonesia juga mencatat bahwa semakin tua kelompok usia, semakin tinggi pula kepemilikan NPWP. Menurutnya, hal tersebut wajar terjadi lantaran kelompok usia yang kurang atau sama dengan 21 tahun mungkin belum memiliki pendapatan atau masih mengenyam pendidikan.
Di sisi lain, apabila dilihat berdasarkan kelompok usia untuk melaporkan SPT pajak dan membayar pajak lebih didominasi oleh kelompok anak muda berusia kurang atau sama dengan 21 tahun. Adapun, masing-masing sebesar 88,6 persen dan 93,6 persen dibandingkan kelompok usia lainnya
"Ini poin yang bagus, karena anak muda kita punya NPWP dan punya penghasilan cenderung lebih patuh daripada kelompok tua," pungkas Burhanuddin.
