Kumparan Logo

Survei Ipsos: Masyarakat Lebih Banyak Gunakan Aplikasi untuk Pesan Antar Makanan

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi diskon pesan makanan online Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi diskon pesan makanan online Foto: Shutter Stock

Perusahaan riset dan survei, Ipsos, menyebut masyarakat melakukan lebih banyak aktivitas digital selama pandemi COVID-19. Pengguna aplikasi digital di Asia Tenggara bahkan meningkat tajam dan memunculkan adanya Super App, satu aplikasi yang menyediakan berbagai macam layanan.

Berdasarkan laporan Ipsos, sebanyak 82 persen pengguna aplikasi digital di Asia Tenggara memesan pengiriman makanan dan sisanya menggunakan layanan kendaraan atau ride-hailing.

Tak hanya itu, dalam surveinya di Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam, Ipsos mengadakan survei untuk mengetahui Super App terbaik di setiap negara tersebut dengan melibatkan 3.500 responden.

“Mengingat ketidakpastian bagaimana Super App diartikan, pertama kami merancang kriteria untuk menentukan apa itu Super App. Hal itu memungkinkan kami untuk membuat daftar kandidat Super App di setiap negara, yang kemudian kami bandingkan penilaian pengguna berdasarkan empat indikator utama Super App, yaitu user experience, engagement, awareness, dan usefulness,” jelas Soeprapto Tan, Managing Director Ipsos in Indonesia dalam keterangan tertulis, Kamis (7/4).

Pada survei ini, Ipsos menetapkan Super App sebagai aplikasi yang menawarkan lebih dari tiga layanan digital, seperti transportasi (ride-hailing), e-commerce, pembayaran, pesan-antar makanan, belanja bahan makanan, dan lain-lain. Aplikasi berbasis media sosial tidak disertakan dalam survei ini.

User Experience

Indikator user experience melihat pada pengalaman pengguna dan kegunaan sebuah aplikasi, dan skor total ditentukan melalui kombinasi atribut termasuk di antaranya mudah kemudahan untuk ditemukan, keandalan, kemudahan diakses, dan keamanan. Pada penilaian ini, Grab menduduki posisi pertama, disusul oleh Shopee, kemudian diikuti oleh Lazada dan Gojek.

Engagement

Indikator engagement menunjukkan Super App mana yang paling banyak digunakan, dan skor didasarkan pada nilai BUMO (Brand Used Most Often), serta kepuasan pengguna dan kualitas layanan. Pada indikator ini, Shopee menduduki peringkat pertama, diikuti oleh Grab, lalu Lazada.

Awareness

Indikator ini menentukan Super App mana yang lebih populer atau banyak dikenal oleh pengguna aplikasi digital. Indikator ini diukur berdasarkan pada dua atribut, yaitu top of mind recall dan total awareness, atau Super App mana yang paling dikenal oleh pengguna. Grab menduduki peringkat teratas sebagai Super App terpopuler, diikuti oleh Shopee di posisi kedua dan Lazada di posisi ketiga.

Usefulness

Untuk indikator ini, Ipsos mengukur tiga atribut, yaitu frekuensi penggunaan dalam satu bulan, jumlah layanan digital yang digunakan dalam satu bulan, dan rating atau peringkat nominal transaksi pengguna pada Super App. Shopee berada di peringkat teratas pada indikator ini, diikuti oleh Grab dan kemudian Lazada di posisi ketiga.

Survei dilakukan secara online pada Desember 2021. Survei melibatkan 3.500 responden pengguna layanan digital berusia 18 tahun ke atas, untuk Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Filipina

Kriteria responden berdasarkan pada usia, jenis kelamin, dan status pernikahan, pekerjaan, pendidikan, dan status ekonomi digunakan untuk memastikan bahwa sampel tersebut mencakup distribusi populasi pengguna layanan digital Super App.