Kumparan Logo

Susi dan Bos Pertamina Buka-bukaan Soal Tumpahan Minyak

kumparanBISNISverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati meyampaiakan keterangan pers tentang penanganan tumpahan minyak (Oil Spill) di perairan Karawang. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati meyampaiakan keterangan pers tentang penanganan tumpahan minyak (Oil Spill) di perairan Karawang. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan Dirut PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati angkat bicara perihal kejadian tumpahan minyak (oil spill) dan gelembung gas dari Sumur YYA-1 milik PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) di Pantai Utara Jawa, Karawang, Jawa Barat.

Dalam konferensi pers kepada awak media, Menteri Susi menyampaikan bahwa pihaknya terus menjalin komunikasi dengan Pertamina terkait kondisi terkini penanganan tumpahan minyak itu.

"Makanya konpers ini sengaja bersama Pertamina, supaya saya tidak harus menjawab-jawab lagi (pertanyaan wartawan), hari ini kita kumpul sama-sama. Ini sudah ditangani, di-handle," ujar Susi dalam konferensi pers di Gedung Mina Bahari IV KKP, Jakarta, Kamis (1/8).

Warga mengumpulkan tumpahan minyak (Oil Spill) yang tercecer di Pesisir Pantai Cemarajaya, Karawang, Jawa Barat. Foto: ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar

Susi lantas bercerita, dirinya telah meninjau secara langsung usaha penanganan yang dilakukan Pertamina itu. Dalam proses itu lah, KKP dan Pertamina menurutnya sudah saling memberi masukan.

"Sudah dari awal keep in touch dan sharing informasi dengan Pertamina. Saya meninjau sendiri pakai heli (helikopter) dari (Bandara) Halim keliling dari pesisir, penanganan sudah betul, dicoba betul-betul optimum," papar dia.

Dalam kesempatan itu, Susi juga meminta agar semua pihak bisa mengambil pelajaran atas kejadian itu. Utamanya kepada Pertamina terkait penyediaan oil boom.

"Tentu pelajaran ini, rig pertamina harus memiliki oil boom lebih banyak," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Nicke Widyawati pun menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas kejadian tumpahan minyak itu. Bukan saja berdampak lingkungan, namun juga sosial masyarakat di sekitarnya.

"Kami harapkan dari peristiwa terjadi, Pertamina komitmen melakukan penanganan sebaik-baiknya yang tidak menimbulkan kerugian pihak manapun," tambahnya.

com-Pertamina, dampak tumpahan minyak di Karawang Foto: Dok. Pertamina

Pihaknya menuturkan, saat ini penanganan tumpahan minyak terus digencarkan. Salah satu yang paling utamakan ialah proses mematikan sumur. Selain itu juga, penanganan 7 lapis perlindungan di lepas pantai hingga penerjunan kapal untuk pembersihan.

"Kita best effort supaya minimal, lebih 27 kapal kami, 800 orang yang hari ini membantu di darat yang dari semua pihak yang sudah membantu dan juga masyarakat yang sudah membantu," terangnya.

Ke depan, Pertamina memastikan akan bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan dari tumpahan minyak. Misalnya kepada para nelayan. Namun, hingga kini pihaknya belum bisa memastikan jumlah terdampak dan total kerugian yang dialami.

"Yang disampaikan tahapan (penanganan), jumlah (kerugian) itu Dinas Perikanan, kami pun menunggu jumlah verifikasi," tegasnya.

embed from external kumparan