Kumparan Logo

Swasta Diminta Ikut Bantu Biayai Peningkatan Kapasitas Air PDAM

kumparanBISNISverified-green

clock
google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi air minum (Foto: Dok. Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi air minum (Foto: Dok. Pixabay)

Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) berencana mendorong swasta untuk membiayai peningkatan kapasitas air PDAM melalui skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Sebab dalam meningkatkan kapasitas air, biaya investasi yang digelontorkan tidak sedikit sehingga memberatkan PDAM. Selain itu, upaya tersebut juga dapat membantu pencapaian target akses aman air minum 100 persen di 2019.

“Ini yang sedang kami kembangkan, bagaimana meningkatkan pelayanan air minum melalui kerja sama dengan badan usaha,” ujar Ketua BPPSPAM Bambang Sudiatmo kepada kumparan, Jumat (10/8).

Logo PDAM. (Foto: dok. Eggady)
zoom-in-whitePerbesar
Logo PDAM. (Foto: dok. Eggady)

Adapun syarat agar kerja sama dapat dilakukan, PDAM harus dalam kondisi sehat, pemakaian air domestik dalam sebulan lebih dari 15 meter kubik, bertarif Rp 3.500 per meter kubik hingga tingkat kehilangan air di bawah 40 persen.

“Sejauh ini berdasarkan identifikasi kami, ada 13 PDAM yang berpotensi dapat dikerjasamakan dengan pihak swasta melalui KPBU,” paparnya.

Dia menyebut, salah satu yang dapat dikerjasamakan yakni PDAM Balikpapan, di mana penambahan kapasitas air dilakukan dengan pengembangan SPAM setempat. Pun di PDAM Gowa juga memiliki potensi pengembangan yang sama.

“Nantinya dari kapasitas air yang bertambah itu disalurkan ke masyarakat yang belum terakses, dari segi bisnis ini juga bagus,” tegas Bambang.