Tagihan Pembiayaan PNM Per November Capai Rp 40 Triliun
·waktu baca 2 menit

Corporate Secretary PT Permodalan Nasional Madani (PNM), Dodot Patria Ary memaparkan outstanding atau piutang pembiayaan perusahaan mencapai sekitar Rp 40 triliun per November 2023. Jumlah itu melesat hampir dua kali lipat dari realisasi April 2023 yang sebesar Rp 24,1 triliun.
"Prognosa (target 2023) itu kami hitung Rp 69,9 triliun, untuk penyaluran. Outstanding kami sekitar Rp 40 triliun. Kalau prognosa penyaluran sampai Rp 69,9 triliun," kata Dodot saat media briefing kerja sama PNM dengan Telkomsel Enterprise di Menara PNM, Selasa (14/11).
Dodot menjabarkan, saat ini terdapat 14,7 juta nasabah aktif PNM. Sedangkan, jumlah nasabah yang PNM layani sejak 2016 jumlahnya mencapai 19 juta nasabah.
"Ada gap 5 juta iya. Biasanya pola yang ada di nasabah Mekaar istirahat dulu enggak pinjam. Bisa aktif lagi tinggal ajukan ke unit terdekat," kata Dodot.
Layanan PNM Mekaar sendiri difokuskan kepada perempuan pelaku usaha mikro dengan kondisi keluarga yang memiliki indeks pendapatan per kapita maksimal USD 1,99 per hari atau Rp 800 ribu per bulan serta memenuhi indeks rumah (Cashpoor Index House).
"Kami klaim saat ini kami lembaga pembiayaan kelompok grup lending terbesar di dunia. Kalau di program Mekaar, 100 persen adalah emak-emak, perempuan," kata Dodot.
Kerja Sama dengan Telkomsel
PNM menggandeng Telkomsel Enterprise sebagai penyedia aplikasi Mekaar Digi untuk mempermudah penyaluran pembiayaan program Mekaar. Kata Dodot, kerja sama ini bisa menjadi akselerator penyaluran pembiayaan PNM kepada pelaku usaha mikro.
"Jadi kita bicara soal value, mengenai pelayanan kepada nasabah. Kalau servis dasar bisa terlayani dengan baik, jangan-jangan bukan hanya nambah nasabah, tapi janga-jangan kita bisa kembangkan produk baru, pelayanan baru. Efeknya seperti itu," kata Dodot.
Kolaborasi ini menurutnya tidak terbatas hanya untuk mendorong jumlah nasabah PNM dan penyaluran pembiayaan semata. "Jadi kolaborasi ini jadi satu lingkaran besar untuk keperluan apapun," tegas dia.
Pada kesempatan serupa, General Manager Account Management Business Sector S Handoyo Hadi mencontohkan nilai tambah yang didapatkan nasabah PNM melalui kerja sama ini.
"Ibu-ibu bisa dapat side income menggunakan Mekaar Digi tadi. Bisa kita tambah, mereka mengelola warung itu di sana biasanya ada anak-anak main game, itu butuh paket data kuota. Ada potensi di sana. Kita berdayakan ibu-ibu ini sebagai warung Mekaar sekaligus sebagai agen penjualan paket pulsa tadi," kata Handoyo.
"Ini kolaborasi digital antara Telkomsel dan PNM. Sehingga kebutuhan internet dari masyarakat yang mereka layani. Dan mereka sebagai reseller mereka dapat tambahan income," pungkasnya.
