Tak Lagi Wadirut Mandiri, Hery Gunardi Ditunjuk Urusi Merger Bank Syariah BUMN

Hery Gunardi tidak lagi menjabat sebagai Wakil Direktur Utama sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Bank Mandiri. Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) yang digelar hari ini, Rabu (21/10), resmi mengangkat Darmawan Junaidi sebagai Direktur Utama perseroan, menggantikan Royke Tumilaar yang kini memimpin BNI.
Pemegang saham juga merestui Alexandra Askandar menjadi Wakil Direktur Utama Bank Mandiri. Alexandra sebelumnya merupakan Direktur Corporate Banking Bank Mandiri.
Adapun Hery Gunardi mendapatkan tugas baru dari Kementerian BUMN, yaitu untuk menyelesaikan merger bank Syariah BUMN, yakni Bank Syariah Mandiri, BRI Syariah, dan BNI Syariah.
"Penugasan tersebut dilatarbelakangi kecakapan dan pengalaman Hery dalam mengawal proses merger pembentukan Bank Mandiri sebelumnya sehingga diharapkan akan membantu proses merger bank-bank BUMN syariah agar berjalan mulus," kata Corporate Secretary Bank Mandiri Rully Setiawan dalam konferensi pers virtual, Rabu (21/10).
Kementerian BUMN melakukan merger atau penggabungan terhadap 3 bank syariah pelat merah. Penggabungan ini bertujuan agar Indonesia yang merupakan negara dengan populasi umat muslim terbesar di dunia, mampu memiliki bank syariah terbesar di Tanah Air yang berskala global.
Selain itu, penggabungan bank syariah ini diharapkan semakin meningkatkan potensi ekonomi dan keuangan syariah yang sedang tumbuh positif meski di tengah pandemi.
Sinergi bank syariah ini juga diharapkan akan mampu meningkatkan inovasi ekonomi dan keuangan syariah menjadi lebih modern.
