Tambah Komitmen Investasi Rp 27,1 T, Toyota Targetkan Kenaikan Ekspor 5 Persen
·waktu baca 2 menit

Kementerian Perindustrian mencatat Investasi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) sampai dengan tahun 2022 telah mencapai 77,9 triliun. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, Toyota Indonesia telah menambah komitmen investasinya hingga 2026 nanti.
"Dengan berkomitmen tambahan investasi sebesar Rp 27,1 triliun hingga tahun 2026. Dengan investasi tersebut, kapasitas produksi di PT TMMIN per tahun telah mencapai 320 ribu unit kendaraan serta 440 ribu unit engine dan part," kata Agus di Pabrik Toyota Karawang Plant 3, Selasa (21/2).
Kendaraan beserta komponen tersebut diproduksi di 4 pabrik di Karawang dan Sunter dengan total jumlah tenaga kerja saat ini mencapai 8.003 karyawan.
"Ekspor PT TMMIN pada tahun 2022 mencapai 136.000 unit CBU, dengan total ekspor secara kumulatif sampai dengan tahun 2022 mencapai lebih dari 2 juta unit CBU (Completely Built Up) ke lebih dari 100 negara di Timur Tengah, Afrika, Asia Selatan, Asia Tenggara, Asia Timur, Amerika Latin, Oceania, dan Australia," ujar Agus.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Hubungan Eksternal TMMIN Bob Azam mengatakan, target ekspor tahun ini akan ditingkatkan hingga 5 persen.
"Tahun ini dibandingkan tahun lalu kita coba kenaikannya sekitar 5 persen minimal," kata Bob.
Bob menyadari ekonomi global memang sedang melemah. Namun ada pasar ekspor Toyota yang kondisi ekonominya lebih stabil seperti Timur Tengah dan Asia Tenggara.
"Dan sekarang kita juga buka pasar ekspor untuk Afrika. Itu salah satu yang menjadi pendorong bagi kita untuk bisa meningkatkan ekspor," ujarnya.
