TaniHub Dapat Suntikan Modal Rp 942 Miliar untuk Ekspansi Bisnis

Startup agritech, TaniHub Group, telah merampungkan pendanaan Seri B untuk mendukung ekspansi bisnis. Perusahaan yang didirikan lima tahun lalu ini mendapat suntikan dana Rp 942 miliar dari MDI Ventures dan beberapa investor partisipan lainnya.
CEO TaniHub Group, Pamitra Wineka mengatakan, TaniHub Group akan menggunakan pendanaan ini untuk ekspansi bisnis melalui pembangunan berbagai fasilitas mini hub.
“Seiring dengan langkah tersebut, perusahaan juga akan melakukan pengembangan produk dan layanannya melalui penguatan teknologi pada berbagai lini bisnis,” katanya melalui keterangan tertulis, Jumat (21/5).
Selama pandemi COVID-19 TaniHub Group malah mengalami pertumbuhan yang signifikan seiring kebutuhan pangan menjadi prioritas utama masyarakat. Tahun 2020 menjadi momen pertama TaniHub Group melangkahkan kaki keluar dari Pulau Jawa, dimulai dengan Bali.
Perusahaan kini mengelola enam Warehouse dan Processing and Packing Center (PPC). Pamitra menambahkan, perusahaan akan terus memperluas jangkauan layanan dan memperkuat rantai pasokan menjadi fokus utama dalam periode pendanaan ini.
“Sektor pertanian di Indonesia saling tidak terhubung karena banyaknya pemain kecil dengan area jangkauan pelayanan yang terbatas, sehingga ketidakefisienan dalam value chain tidak terhindarkan,” lanjutnya.
MDI melihat TaniHub Group mempunyai peran besar di bidang pertanian dan telah membuktikan bahwa keberadaannya dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas kehidupan para petani di Indonesia.
"Kami berharap investasi kami dapat membantu TaniHub Group untuk melanjutkan program dan memperluas cakupannya kepada lebih banyak komunitas petani di Indonesia.” ucap Direktur Portfolio MDI Ventures Sandhy Widyasthana.
TaniHub Group menawarkan solusi menarik terhadap permasalahan sektor pertanian karena model bisnis ini memungkinkan adanya keterhubungan dengan pasar dan akses keuangan bagi para petani.
