Kumparan Logo

Targetkan Kirim 1,5 Juta Paket per Hari, Anteraja Kini Layani Pembayaran COD

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
ilustrasi AnterAja. Foto: @anteraja.id
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi AnterAja. Foto: @anteraja.id

PT Tri Adi Bersama (Anteraja), perusahaan rintisan atau startup logistik dari anak usaha PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA), meluncurkan sistem pembayaran dengan metode Cash on Delivery (COD) yang sudah tersedia di marketplace seperti Tokopedia dan Shopee.

Selanjutnya, Anteraja akan memperluas layanan dengan memasuki marketplace lain, sejalan dengan rencana menghadirkan fitur tersebut pada platform BisnisAja untuk memenuhi kebutuhan COD bagi para socio sellers.

VP Sales & Marketing Anteraja, Andri Hidayat, mengungkapkan, Anteraja akan terus berinovasi dan melanjutkan ekspansi di tengah persaingan industri jasa pengiriman ekspres yang terus berkembang

“Saat ini, pembayaran dengan sistem COD sudah hadir pada platform marketplace, selanjutnya kami juga akan terus melakukan pengembangan agar fitur tersebut juga dapat tersedia pada platform non-marketplace,” ujar Andri melalui keterangan resmi, Minggu (20/2).

Andri menjelaskan, cara penggunaan sistem pembayaran COD pada Anteraja yaitu ketika pelanggan berbelanja di marketplace, pelanggan bisa memilih barang yang bisa dibayar menggunakan metode pembayaran COD.

Setelah pemesanan selesai dilakukan, kurir Anteraja akan datang sesuai dengan waktu durasi pengiriman yang telah dipilih oleh pelanggan pada saat pemesanan. Kurir akan membawa paket dan menagih harga barang serta ongkos kirim yang perlu dibayar. Setelah pembayaran selesai, paket akan diserahkan kepada pelanggan.

Di samping itu, Anteraja juga terus melakukan ekspansi dalam rangka memperluas layanan guna menangkap peluang pasar di tengah kebiasaan berbelanja online masyarakat. Tahun ini, Anteraja sedang dalam proses untuk memperluas pengembangan dan penambahan layanan, salah satunya penyediaan layanan kargo.

Andri juga menambahkan, kebiasaan masyarakat dalam berbelanja online semakin meningkat seiring dengan pembatasan mobilitas ke luar rumah oleh pemerintah. Hal ini juga turut mempengaruhi volume pengiriman Anteraja yang terus mengalami peningkatan.

“Di akhir tahun 2021, Anteraja mencatatkan pengiriman 1 juta parsel per hari. Kami menargetkan pada tahun 2022, volume pengiriman Anteraja dapat mencapai lebih dari 1,5 juta parsel per hari,” tutup Andri