Taspen Gandeng Mitsubishi Estate Bangun Green Energy Superblock
ยทwaktu baca 3 menit

PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Persero) atau PT Taspen (Persero) bersama PT Mitsubishi Estate Co, salah satu perusahaan pengembang terbesar di dunia melakukan groundbreaking mengembangkan world class property green energy superblock di Oasis Central Sudirman, Selasa (31/1). Gedung tertinggi di Indonesia ini memiliki nilai investasi mencapai Rp 10,6 triliun.
Direktur Utama PT Taspen, A.N.S Kosasih, mengungkapkan seluruh dana investasi berasal dari Mitsubishi Estate. Taspen hanya menyediakan 3,3 hektare lahan untuk pembangunan dua gedung green energy superblock.
"Ini tidak pakai uang Taspen sama sekali dan ini betul-betul dana dari Jepang. Taspen tidak keluar uang tapi dapat uang," kata Kosasih saat ditemui wartawan di Kawasan Pembangunan Oasis Central Sudirman, Selasa (31/1).
Dia mengungkapkan gedung pertama memiliki 65 lantai dengan luas 276 meter. Sedangkan gedung kedua 75 lantai dengan luas 331 meter. Pembangunan gedung diproyeksi selesai pada 2029 ini dirancang khusus sebagai bangunan anti gempa.
"Pembangunan Jepang pasti agak lama, tapi hati-hati sekali, karena strukturnya tinggi dan mereka akan membuat dan struktur anti gempa, karena mereka yang mengerti gempa, mereka akan datangkan ahli konstruksi dari Jepang juga," tuturnya.
Menurut Kosasih, pembangunan green energy superblock itu menggunakan skema build operate transfer (BOT). Skema ini membuat Taspen akan mendapatkan keuntungan dari kepemilikan lahan selain memiliki bangunan usai masa kontrak selesai dalam 50 tahun sejak dimulainya pembangunan.
"Setelah masa BOT akan kembali menjadi milik Taspen seluruhnya totalnya 50 tahun. Selama 50 tahun itu kita mendapatkan penghasilan BOT tiap tahun. Jadi Taspen dan Taspen Properti ada share di sini, share kita dalam bentuk penggunaan lahan kita mendapatkan kepemilikan dan apresiasi dari nilai lahannya," ungkap dia.
Dia membeberkan pembagian kepemilikan pengelolaan sebesar 70:30. Sekitar 70 persen dimiliki oleh Jepang dan 30 persen sisanya dipegang Indonesia.
Proyek green energy superblock diperkirakan akan menyerap lebih dari 100 ribu tenaga kerja di seluruh Indonesia. Kosasih merincikan dalam proyek ini paling sedikit menyerap 5 ribu tenaga kerja, kemudian 95 ribu-100 ribu lainya berasal dari sekitar 170 industri pendukung yang akan mendukung proyek ini dari perencanaan, konstruksi, sampai operasional.
Lokasi lahan ini terletak di kawasan Transit Oriented Development (TOD). Hal ini membuatnya sangat dekat dengan beberapa stasiun moda transportasi massal seperti MRT, LRT, Sky Train Bandara, KRL, dan Busway serta berjarak sangat dekat dari pusat bisnis, pusat perdagangan dan pusat pemerintahan.
Direktur Utama Taspen Properti Indonesia, Bayu Utomo, mengharapkan pembangunan kawasan Oasis Central Sudirman mampu mendorong perekonomian nasional. Pasalnya, sektor properti memiliki peranan penting bagi PDB Indonesia.
"Selama pandemi kemarin menumbuhkan pertumbuhan yang cukup positif di kuartal III-2022 masih tumbuh 0,63 persen. Artinya pemerintah sangat mengharapkan kontribusi yang cukup besar dari sektor properti," tambah Bayu.
Dia melihat di tengah ketidakpastian global, pemerintah tetap optimis bahwa Indonesia akan tetap tumbuh di atas 5 persen. Untuk itu, ia menuturkan sektor properti ke depannya dapat memberi kontribusi yang cukup besar.
"Ini selain menjadi gedung tertinggi di Jakarta dan di Indonesia, ini bisa menjadi pusat kegiatan bisnis dan aktivitas masyarakat semua di sini, karena akan ada perkantoran dan convenience store. Pemerintah terus mendorong berbagai upaya yang akan berkontribusi nyata terhadap perekonomian nasional Indonesia," ujarnya.
