Telkom Indonesia (TLKM) Mau Merger 60 Anak Usaha Jadi 20
·waktu baca 2 menit

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) berencana melakukan perampingan besar-besaran terhadap anak usahanya. Dari lebih 60 perusahaan yang ada saat ini, Telkom menargetkan hanya bakal mempertahankan sekitar 20 anak usaha yang dianggap benar-benar strategis.
Wakil Direktur Utama Telkom, Muhammad Awaluddin, mengatakan langkah streamlining ini merupakan bagian dari strategi transformasi perusahaan agar lebih efisien, sehat, dan mampu bersaing dalam industri digital.
“Jadi ada lebih dari 60 anak usaha dan harapan kita nanti kurang lebih sekitar 20-an saja anak usaha yang benar-benar strategis dan akan kita pertahankan,” jelas Awaluddin ketika Public Expose 2025 secara daring, Jumat (12/9).
Katanya, langkah konsolidasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat bisnis inti Telkom, tetapi juga meningkatkan daya saing di masa depan.
Rencana merger anak usaha ini sejalan dengan upaya Telkom bertransformasi dari sekadar operator telekomunikasi tradisional menuju holding infrastruktur digital (digital infrastructure holding).
Melalui perampingan tersebut, perusahaan pelat merah ini menargetkan margin usaha yang lebih sehat, peningkatan valuasi, serta kontribusi dividen yang tetap tinggi kepada negara.
“Artinya bagi pemegang saham ke depan ini Telkom bukan hanya sekadar fokus di tradisional Telkom saja tapi juga akan berupaya menjadi holding digital infrastructure dengan margin yang lebih sehat dan tentu saja memberikan kontribusi dividen yang tetap tinggi. Di sisi lain, prospek valuasinya akan terus menjadi lebih baik," terang Awaluddin.
