Tentang Materai Asli yang Perlu Kamu Tahu, Cegah Beli yang Palsu

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan masih menemukan maraknya penjualan meterai palsu via internet. Meterai palsu ditawarkan dengan potongan harga di bawah nominal harga meterai yang asli.
"Tidak ada meterai yang dijual di bawah harga nominal. Kalau meterai 6000 ya tidak ada yang dijual di bawah harga itu," ungkap Plh Kepala Seksi Peraturan Pajak Tidak Langsung Lainnya, Ditjen Pajak, Kemenkeu, Rahmah Iswari, di Gedung Dirjen Pajak, Selasa (28/11).
Selain ditawarkan dengan harga diskon, banyak penipu yang berdalih bahwa meterai palsu yang mereka jual adalah sisa produksi. "Itu juga tidak benar. Tidak ada meterai sisa produksi yang dijual," ungkap Rahmah.
Untuk itu, Kadep Dalitas Perum Peruri Puteri Zulieni menjelaskan kepada publik cara membedakan antara meterai kualitas asli dan yang abal-abal.
"Ada dua macam meterai tempel yang sah sesuai hukum di Indonesia. Nominal 3000 dan 6000. Keduanya berbentuk segi empat dengan ukuran 32 mm x 24 mm," kata Puteri.

Untuk meterai 3000 mempunyai warna dominan biru sedangkan nominal 6000 dominan berwarna hijau. "Sama seperti uang, meterai bisa dibedakan dengan 3D, dilihat, diraba dan digoyang," ucapnya.
Kemudian bila dilihat secara teliti, meterai mempunyai ciri fisik yang cukup detil. Beberapa di antaranya adalah terdapat hologram stripe dengan warna dasar silver, terdapat lambang burung garuda, logo Kementerian Keuangan dan mikro teks. Mikro teks ini terletak melintang di bawah tulisan "Meterai Tempel". Sedangkan di bagian bawah mikro teks juga terdapat nomer seri yang terdiri dari 17 digit angka.
"Kalau dilihat menggunakan kaca pembesar, ada mikro teks yang bertuliskan Dirjen Pajak. Secara forensik, nomor seri ini bisa jadi petunjuk. Kalau ada dokumen ngakunya tahun berapa bisa dilihat dari meterai. Enggak mungkin dokumen tahun 2010 pakai meterai produksi 2017," ujarnya.
Selain itu masyarakat dapat melihat adanya perforasi bentuk bulat yang ukuran dan jarak lubangnya seragam. Tiga jenis perforasi tersebut adalah oval yang berada di tengah pada sisi kanan dan kiri, bentuk bintang yang ada di sisi kiri dan bulat yang ada di semua sisi. Sedangkan untuk cara diraba, Puteri menjelaskan bahwa cetakan utama meterai tempel akan terasa kasar.
Lalu setiap meterai ternyata memiliki desain security dan spesial pattern. Untuk kedua hal ini memang tidak terlihat secara kasat mata.
"Untuk digoyang kita bisa melihat pada logo bunga yang ada di bawah dapat berubah warna apabila dilihat pada sudut pandang yang berbeda," ujarnya.
