Kumparan Logo

Terowongan Walini Kereta Cepat JKT-BDG 608 Meter Berhasil Ditembus

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pembangunan terowongan Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang akan menjadi terowongan terpanjang di Indonesia. Foto: Dok. PT KCIC
zoom-in-whitePerbesar
Pembangunan terowongan Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang akan menjadi terowongan terpanjang di Indonesia. Foto: Dok. PT KCIC

Pembangunan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) telah mencapai milestone baru dengan tembusnya terowongan Walini sepanjang 608 meter.

Terowongan yang dikerjakan selama 15 bulan itu, merupakan terowongan pertama yang tembus dari 13 terowongan yang menjadi jalur KCJB.

Peresmian tunnel Walini yang bertajuk “Tunnel Walini Breakthrough” dihadiri langsung oleh Menteri BUMN Rini Soemarno, Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Republik Indonesia Xiao Qian, Direktur Jenderal Pengadaaan Tanah Arie Yuriwin, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna.

Pembangunan terowongan Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang akan menjadi terowongan terpanjang di Indonesia. Foto: Dok. PT KCIC

Direktur Utama KCIC Chandra Dwiputra mengatakan, pengerjaan proyek Walini selama ini memang menjadi salah satu proyek prioritas dalam KCJB, yang pengerjaannya tak mudah dan berdurasi lama.

"Milestone ini akan semakin menumbuhkan keyakinan dalam diri masyarakat Indonesia bahwa memiliki kereta cepat di Indonesia bukan lagi menjadi impian yang tidak bisa diwujudkan," ujar Chandra di kawasan Walini, Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (14/5).

Pihaknya menerangkan, hingga kini proyek pengerjaan Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung terus berproses mencapai 17,38 persen.

“Pembangunannya sedang digelar secara masif dan merata di berbagai titik guna mencapai target progres pada akhir tahun sebesar 59,78 persen,” lanjutnya.

Pembangunan terowongan Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang akan menjadi terowongan terpanjang di Indonesia. Foto: Dok. PT KCIC

Menteri BUMN Rini Soemarno mengapresiasi hasil kerja yang dijalankan oleh pihak KCJB. Ia pun optimistis pada akhir tahun 2019 nanti proyek Kereta Cepat bisa disesuaikan sesuai target, yaitu mencapai 59 persen.

Ke depan, ia berharap imbas dari pembangunan kereta cepat itu tidak hanya berfungsi membangun transportasi modern yang mumpuni. Tapi, menciptakan kota-kota pertumbuhan ekonomi baru.

“Berharap akhir 2020 kereta cepat sudah bisa terselesaikan,” kata dia.

Pembangunan terowongan Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang akan menjadi terowongan terpanjang di Indonesia. Foto: Dok. PT KCIC

Sebagai tunnel pertama yang berhasil ditembus, Tunnel Walini memiliki lebar diameter dalam mencapai 12,6 meter dan lebar diameter luar mencapai 14,3 meter.

Terowongan yang berlokasi di Kecamatan Cikalongwetan, Bandung Barat ini memiliki wesel di dalamnya serta 2 jalur kereta cepat dengan posisi DK95+472 pada inlet dan DK96+080 pada outlet. Sisi outlet dari tunnel ini akan langsung terhubung dengan Stasiun Walini.

Proses konstruksi Tunnel Walini dilakukan pada sisi inlet dan outlet secara bersamaan dengan menggunakan metode open-cut dengan menggali permukaan tanah hingga ke dasar galian dengan sudut lereng galian tertentu (slope angle).

Pembangunan terowongan Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang akan menjadi terowongan terpanjang di Indonesia. Foto: Dok. PT KCIC

Tunnel Walini sendiri merupakan tunnel garis lurus dengan kemiringan 1‰ (satu per mil) dan memiliki klasifikasi tingkat batuan yang cukup tinggi (grade V) serta kedalaman maksimum 37 meter.

Dengan metode ini, sisi inlet tunnel memiliki total panjang galian 228 meter sedangkan sisi outlet sepanjang 380 meter. Pengerjaan sendiri melibatkan lebih dari 120 pekerja konstruksi dengan penggalian tunnel mencapai rata-rata 35 meter dan pengecoran secondary lining rata-rata 36 meter setiap bulannya.