Terperosok Makin Dalam, Saham Waskita Karya Ditutup Anjlok Nyaris 2%

Saham PT Waskita Karya Tbk (WSKT) terus merosot hingga penutupan perdagangan hari ini. Jatuhnya saham WSKT ini terjadi sejak pagi, bersamaan dengan insiden ambruknya tiang penyangga girder atau pier head Tol Becakayu (Bekasi - Cawang - Kampung Melayu).
Mengutip data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (20/2), saham Waskita Karya ditutup terperosok 60 poin (1,93%) ke posisi Rp 3.050.
Bahkan, pada pukul 13.58 waktu JATS, saham WSKT merosot hingga 90 poin (2,89%) ke level Rp 3.030.

Saham WSKT dibuka di level Rp 3.120 dan sempat menyentuh posisi tertingginya di Rp 3.150 dan terendahnya di Rp 3.000. Saham WSKT ditransaksikan sebanyak 6.051 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 527.153 saham senilai Rp 160,43 miliar.
Tiang penyangga girder atau pier head Tol Becakayu (Bekasi-Cawang-Kampung Melayu) yang digarap Waskita Karya ambruk pada dini hari tadi di Jalan DI Pandjaitan, Jakarta Timur, Selasa (20/2).
Akibat sering terjadinya insiden serupa, saat ini pemerintah melakukan moratorium terhadap semua proyek infrastruktur layang (elevated).
