Kumparan Logo

Tertekan Saham Cip, Wall Street Ditutup Melemah

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Wall Street. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Wall Street. Foto: Shutterstock

Bursa saham Amerika Serikat, Wall Street, ditutup melemah pada perdagangan Selasa, (13/10). Penurunan dipicu oleh koreksi lanjutan pada saham-saham semikonduktor serta respons pasar terhadap variasi laporan keuangan kuartal III dari perbankan raksasa AS.

Mengutip Reuters, Indeks S&P 500 terkoreksi tipis 0,02 persen ke level 7.805,45, Nasdaq melemah 0,15 persen ke 27.204,38, dan Dow Jones Industrial Average turun 0,35 persen ke posisi 51.670,10.

Indeks semikonduktor PHLX merosot 0,23 persen dan mencatatkan penurunan selama lima hari beruntun. Tekanan dipicu oleh pernyataan CEO Broadcom yang menyamakan tren investasi cip saat ini seperti judi kasino, serta meningkatnya ancaman persaingan dari produsen cip China, CXMT. Saham Micron Technology terperosok 3,6 persen dan Applied Materials jatuh hampir 7 persen.

Dari sektor perbankan, saham Citigroup merosot 5,6 persen dan Wells Fargo turun 3,1 persen akibat kinerja pendapatan bunga yang di bawah estimasi. Saham JPMorgan Chase turut melemah 0,9 persen setelah mencatatkan penurunan laba.

Di sisi lain, saham Apple sempat menyentuh rekor tertinggi harian di USD 348,15 sebelum ditutup naik tipis 0,1 persen, mengerek nilai kapitalisasi pasarnya ke posisi USD 4,98 triliun.

Meski bursa tertekan, optimisme pasar terhadap proyeksi pertumbuhan laba perusahaan AI kuartal III sebesar 30 persen berhasil menahan kekhawatiran terkait konflik AS-Iran, kenaikan imbal hasil obligasi, dan lonjakan harga minyak dunia.